-->

TNI-Polri Bantu Korban Bencana Alam di Leles dan Agrabinta Cianjur

Bidik Nusantara
Saturday, 3 October 2020, 21:34 WIB Last Updated 2020-10-03T14:38:34Z

CIANJUR, bidiknusantara.com - Dandim 0608/Cianjur Letkol Kav Ricky Arinuryadi meninjau lokasi bencana alam banjir dan tanah longsor di Kecamatan Leles dan Agrabinta, Kabupaten Cianjur. Sabtu (03/10/20).

Dalam kesempatan itu, Dandim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi mengatakan, dua kecamatan diguyur hujan, turun terus menerus. Sehingga mengakibat sungai Cisokan meluap, dan terjadi banjir di beberapa desa.

Selain banjir, kata dia, terjadi tanah longsor beberapa titik lokasi di beberapa desa, di Kecamatan Leles dan Agrabinta, dilintasi aliran sungai Cisokan.


Adapun tindakan Koramil 08-18/Agrabinta antara lain telah mendatangi TKP, dan membantu atau mengevakuasi korban banjir maupun longor. "Kami telah berkoordinasi dengan Forkopimcam Kecamatan Leles juga, selain BPBP Cianjur," kata Dandim Cianjur kepada bidiknusantara.com.

Saat ini, lanjut Dandim, Forkominda Cianjur, telah berkoordinasi dengan para Kepala Desa (Kades) setempat, yang terkena musibah banjir dan longsor. Serta dengan PUPR Kecamatan Cibinong, untuk mendatangkan alat berat guna evakuasi longsor.

Selainitu, pihaknya juga tengah melkukan pendataan mencari dan mencatat korban banjir maupun tanah longsor. Dan,  kini, Kodim 0608/Cianjur, telah melakukan kordinasi secara intensif dengan pihak BPBD, Asda I dan Dinas Intansi terkait di Pemda Cianjur.


"Membantu evakuasi korban dan bersinergi dengan tim BPBD serta unsur kepolisian setempat, untuk penanggulangan bencana dan tanggap darurat bencana alam," tutur Letkol Kav Ricky.

Sebelumnya, kata dia, bencana alam banjir, juga terjadi di wilayah Kecamatan Agrabinta, Kampung Pameungpeuk, Desa Bojongkaso. Banjir tersebut  dampak hujan lebat dan meluapnya aliran sungai Cibuni yang melintasi wilayah Desa Bojongkaso.
Genangan air kurang lebih setinggi 50 sentimeter. Namun,  tidak ada korban jiwa saat detik-detik bencana alam terjadi di dua kecamatan beberapa desa tersebut.

"Alahamdulilah mulai pukul 02.00 WIB, air genangan banjir luapan sungai Cisokan dan Cibuni sudah mulai surut kembali, sementara, total jumlah kerugian materil akibat banjir dan longsor masih dalam proses pendataan pihak BPBD Kab Cianjur," terangnya.


Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, H. Dedi Supriadi menjelaskan, data tiga desa 12 kampung korban banjir di Kecamatan Leles diantaranya, terjadi di Desa Pusakasari, yaitu Kampung Leles (depan Alfamart) Leles air setinggi 1,5 meter, Kampung Parung Cadas air setinggi kurang lebih satu meter dan di Kampung Cibolang air setinggi kurang lebih satu meter.

Kemudian, kata dia, di Desa Karyamukti diantaranya Kampung Padangsari, air setinggi kurang lebih lima meter, Kampung Padangsirna air setinggi kurang lebih tujuh meter, Kampung Cijeruk air setinggi kurang lebih tiga meter, Kampung Bimakarya air setinggi kurang lebih lima meter. Dan, warga terkena dampak banjir di Kampung Bojongkoneng air setinggi kurang lebih lima meter sebanyak 15 rumah.


Sementara itu, du Desa Sindangsari masing-masing di Kampung Parigi air naik setinggi kurang lebih satu meter merendam gedung PGRI, Kampung Cikananga tiga meter, Kampung Sindangkerta air meluap sekitar dua meter, dan terakhir di Kampung Naringgul. Gendangan air masuk pemukiman warga sekitar satu meter.(Yad)
Komentar

Tampilkan

Terkini