-->

Mogok Kerja Nasional, Ribuan Buruh Pabrik di Cianjur Unras

Bidik Nusantara
Tuesday, 6 October 2020, 11:38 WIB Last Updated 2020-10-06T04:45:56Z

CIANJUR, bidiknusantara.com - Ribuan buruh beberapa pabrik di Kabupaten Cianjur, turun ke jalan unjuk rasa (Unras) minta kesejahteraan dan keadilan mengenai 'Omnibus Law.

Seperti halnya terpantau di lapangan beberapa titik lokasi, perwakilan dari para buruh berorasi bergantian satu persatu depan pabrik, sebelum berangkat menuju gedung DPRD Cianjur, di Jalan Raya Bandung, Selasa (6/10/2020).

Ketua KC FSPMI Cianjur, Asep Saepul Malik mengatakan, bergerak melawan serentak nasional, sebagai bentuk perlawanan penolakan omnisbus law.

"Kami kaum buruh sangat dirugikan dimana perlindungan terhadap kaum buruh tidak ada," katanya saat dikonfirmasi langsung, di lapangan pagi.

Ia menanyakan bagimana masa depan kaum buruh, bila dihapuskannya status karyawan tetap, outsourcing di semua sektor. "Nah, upah tidak ada, PHK akan sewenang-wenang keberpihakan terhadap kapitalis sangat kuat," uacap Asep mewakili para buruh di Cianjur.

Para buruh tersebut diantaranya tergabung wadah Aliansi Buruh Cianjur (ABC) yaitu dari perwakilan DPC SPN, KC FSPMI, DPC PPMI dan FC FSP RTMM SPSI Cianjur.

Sementara, salah satu koordinator lapngan (Korlap) Restu Dwi Kurnia Fauzi mengatakan, menolak adanya dan takut terjadi omnibus law. Dan, aksi unras ini sudah digelar beberapa kali. Diantaranya ke Bandung dan Jakarta. "Bukan pertama saat ini saja," imbuhnya.

Ia menyampaikan, ini bukti kemarahan para buruh. Khususnya di Cianjur, jelas menolak khawatir terjadi omnibus law.

Hari ini saja, kata dia, dipastikan ada sekitar delapan ribu karyawan atau buruh mogok kerja tidak produksi. Diantaranya karyawan PT PYI, Pasif, Aurora, Mayora dan beberapa karyawan pabrik lainnya. "Aksi ini sebetulnya lanjutan sebelumnya, dan akan bergerak ke gedung DPRD Cianjur untuk menyampaikan aspirasi," pungkasnya.(Yad)
Komentar

Tampilkan

Terkini