-->

Warga Desa Sarampad Keluhkan Jalan Rusak

Bidik Nusantara
Thursday, 10 September 2020, 13:02 WIB Last Updated 2020-09-10T07:44:53Z

CIANJUR-  Warga Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur mengeluhkan kondisi infrastruktur Jalan Desa yang rusak.

Zenal Arifin (21) warga setempat membenarkan, rusaknya akses infrastruktur jalan tersebut, di Jalan Tegal Panjang, Kampung Delapan Belas RT 1/10, sekitar 500 meter. 

"Sudah cukup lama kondisi jalan (jalur) sini rusak. Belum ada pembenahan melalui pembangunan infrastruktur jalan. Harapan warga sini, sangat mendambakan jalan mulus dan bagus dilalui untuk mendongkrak sumber daya manusia (SDM) juga sumber daya alam (SDA)," akunya, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, padahal pembangunan infrastruktur hal penting merupakan bagian dari pembangunan atau usaha dilakukan. Sebagai langkah untuk membangun sumber daya manusia, untuk diselenggarakan demi kepentingan warga. Agar, hasil pembangunan tersebut betul-betul dapat dirasakan. Sehingga, akan berimbas terhadap perbaikan dan peningkatan taraf hidup masyarakat " ujar Zenal.

Zenal menilai, infrastruktur jalan memadai merupakan hal yang penting. Karena, bisa mampu meningkatkan kesejahteraan. Bila suatu daerah memiliki infrastruktur jalan baik, maka perekonomian dapat mengalami peningkatan. "Sebaliknya bila infrastruktur jalan kurang baik atau tidak terpenuhi. Maka perekonomian desa (daerah) dapat mengalami penurunan," imbuhnya.

Mewakili warga Zenal berharap, mudah-mudahan cepat segara dibangun infrastruktur jalan. Karena sangat penting, untuk lebih diperhatikan. Khususnya di desa ini, masih sangat minim, sarana dan prasarana infrastrukturnya.

"Ya, saat ini pembangunan infrastruktur yang dilakukan masih mengalami kendala," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Sarampad, Ir. Heri Suardi mengatakan, sudah diusulkan dan akan menjadi prioritas, kalau soal infrastruktur jalan. Bahkan, sudah dibahas melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di tahun 2019. 

Ia menjelaskan, tahun 2020 sudah dianggarkan sebesar Rp519 juta, panjang sekitar 400 meter, lebar tiga meter, dan ini hasil kesepakatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) 2019.

Selain itu, dirinya juga sudah menyampaikan keetika ada kunjungan kerja (Kungker) Plt Bupati, H. Herman Suherman ke SMKN 1 Cugeunang. 

"Beliou menjanjikan akan membantu, akhirnya dipanggil, lalu saya menjelaskan sudah dialokasikan sekitar 500 meter berhubung ada janji beliau, akan diperbaiki. Ya, kami alihkan ke lokasi lain dengan tidak merubah APBDes," katanya.

Kades menhelaskan, jalan tersebut akan menjadi sasaran utama, karena sudah masuk APBDes tahun 2020. Dan, memang ada anggarannya. Intinya, akan melaksanakan pembangunan sesuai dengan anggaran.

Sebetulnya, kata dia, harapan warga dan pemerintah desa ingin segara membangun. Tapi, ada janji (obrolan) dari Pemerintah Daerah (Pemkab) Cianjur, langsung melalui selaku pemangku kebijakan akan membantu, Jadi dipending atau tertunda dulu. 

"Janjinya akan membantu mengucurkan anggaran, untuk infrastruktur jalan ini. Tapi, saat ini gak ada informasi lagi, atau lanjutan seperti apa," tanya Heri menunggu realisasi bantuan dijanjikan.

Heri menegaskan, jalan tersebut pasti akan dibangun. Karena, kata dia, menunggu jawaban atau kabar berita baik bantuan dari pemerintah daerah. Kalau melihat seperti ini, kemungkinan bisa terlaksana Februari 2021.

"Mudah-mudahan Desember 2020, secepat. Dan, melihat alokasi anggaran. Namun, khawatir juga melihat kondisi pandemi Covid-19 saat ini," pungkasnya.(Yadi)
Komentar

Tampilkan

Terkini