-->

Wakapolda Jabar Tinjau Pelaksanaan PSBMK di Kota Bogor

Bidik Nusantara
Tuesday, 15 September 2020, 13:22 WIB Last Updated 2020-09-15T06:24:08Z

KOTA BOGOR - Ratusan petugas gabungan TNI/Polri bersama Forkopimda Kota Bogor, melakukan operasi yustisi protokol kesehatan diwilayah hukum Kota Bogor, Selasa, (15/9/2020).

Dalam giat tersebut hadir diantaranya, Wakapolda Jabar, Kasdam III Siliwangi, Danrem 061 Surya Kencana, Dansat Brimob Polda Jabar, Kasubdit Provost Polda Jabar, Kapolresta Bogor Kota, Walikota Bogor, Dandim 0606 Kota Bogor, Kasat Pol PP Kota Bogor, Gugus Tugas Kota Bogor.

Wakapolda Jabar, Brigjen Polisi Eddy S Tambunan mengatakan, kegiatan tersebut mengedepankan kepentingan dari Satpol PP di backup oleh TNI dan Polri, dengan tujuan untuk mendisiplinkan masyarakat agar melakukan 3M (Menggunakan masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan). 

"Seperti kita lihat sekarang, kita lakukan penindakan untuk masyarakat yang tidak pakai masker. Dengan begitu, nanti dia (pelanggar) akan mengingatkan kepada keluarganya yang lain saat keluar rumah untuk selalu menggunakan masker," tutur Wakapolda disela-seal kegiatan Yustisi dan sekaligus meninjau pelaksanaan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK) di Kota Bogor, Selasa (15/09/20).

Menurutnya, dengan menggunakan masker 70 persen bisa menekan penyebaran Covid -19. "Sesuai dengan pesan dari WHO, 70 persen bisa menekan angka penyebaran covid 19," imbuhnya.

Pada jesempatan itu ia menegaskan, pihaknya mentargetkan setiap Polres melakukan kegiatan di dua titik yaitu, stasioner dan mobile. "Untuk saat ini, karena memang Bogor peningkatannya lebih tinggi, maka kita fokus ke-Bogor. Dari hasil kegiatan-kegiatan ini, nanti kita melihat 1 hingga 2 minggu kedepan, apakah ada penurunan atau tidak. Kita berharap dengan kegiatan operasi ini penyebaran covid 19 dapat menurun," harapnya.

Sementara itu, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menjelaskan, antisipasi dari kebijakan PSBB yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta, adalah penguatan protokol kesehatan dengan mengutamakan sinergi seluruh pihak. 

Jadi disini, kata dia, Pemkot, Satpol PP, TNI dan Polri bersinergi bersama-sama menguatkan protokol kesehatan. Setiap hari kita terus berkeliling, untuk memastikan warga agar sadar bahwa bahaya covid 19 selalu mengintai. "Pemerintah Kota Bogor akan melanjutkan PSBMK selama dua minggu kedepan, selanjutnya akan di lakukan penguatan di wilayah yakni di tingkat RT/RW yang masuk zona merah," tutur Bima.

Ia mengakui, saat ini kesadaran dan kepatuhan masyarakat saat ini sudah cukup tinggi. "Kita lihat didalam angkot pun kesadaran masyarakat sudah cukup tinggi, tapi masih konsisten melakukan penyisiran diwilayah pinggiran dan sudah sepakat dengan Ibu Bupati (Bupati Bogor-red) juga, akan terus melakukan operasi ketertiban di perbatasan - perbatasan," kata Bima. (GN)
Komentar

Tampilkan

Terkini