-->

Wakapolda Jabar bersama Kasdam III Siliwangi dan Muspida Kota Bogor Lakukan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

Bidik Nusantara
Tuesday, 15 September 2020, 11:08 WIB Last Updated 2020-09-15T04:53:30Z

BOGOR - Selasa tanggal 15 September 2020 pkl.06.00 Wib s/d pkl.09.15 Wib telah dilaksanakan rangkaian kegiatan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di wilayah hukum Kota Bogor.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Wakapolda Jabar, Kasdam III Siliwangi, Danrem 061 Surya Kencana, Dansat Brimob Polda Jabar, Kasubdit Provost Polda Jabar, Kapolresta Bogor Kota, Walikota Bogor, Dandim 0606 Kota Bogor, Kasat Pol PP Kota Bogor, Gugus Tugas Kota Bogor dan 100 Personil Gabungan TNI-Polri, Gugustugas & Satpol PP.

Perwira Urusan (Paur) Humas Polres Bogor Kota, Rachmat Gumilar mengatakan, rangkaian kegiatan Oprasi Yustisi Protokol Kesehatan di Wilkum Kota Bogor itu diantaranya, anggota Gab TNI ,Polres dan Satpol Pp Pukul.06.15 wib apel dan sarapan bersama di Mako Polresta Bogor Kota

"Bapak Wakapolda Jabar dan Bapak Kasdam III/ Slw beserta Rombongan Pukul.07.10 wib melaksanakan pengecekan Check Point dan Social Distancing di Stasiun KRL dan pengecekan di dalam lokasi gerbong kereta listrik," ungkapnya.

Selajutnya, pada pkl. 08.00 s.d 08.30 wib, rombongan melanjutkan kegiatan di lokasi simpang Mawar Kel. Kebon Kalapa Kec. Bogor Tengah Kota Bogor. Hasil dari razia tersebut di dapat pelanggar
sebanyak 32 diantaranya :
- Sanksi administrasi sebanyak 29 sanksi
- Sanksi Sosial sebanyak 3 sanksi.

Kemudian, Pada pkl. 08.30.Wib, rombongan melanjutkan kegiatan Operasi Yustisi Penegakan Pemakaian Masker di Polsek Bogor Utara Jl. Padjajaran No. 26 Kec. Bogor Utara Kota Bogor dengan hasil dua puluh satu sanksi administrasi.

"Pada pkl. 08.42 s.d 09.15 wib rombongan melanjutkan kegiatan operasi Yustisi di lokasi Pasar Bogor Jl. Suryakencana Kel. Babakan Pasar Kec. Bogor Tengah Kota Bogor dengan melaksanakan pembagian masker kain kepada para pedagang pasar Bogor serta melakukan upaya public address di lokasi Pasar terkait pola hidup bersih dalam menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," tuturnya.

Adapun, kata dia, sanksi yang di berlakukan pada Operasi Yustusi pagi ini mengacu kepada aturan Perwali No 107 Thn 2020, Penerapan sanksi administratif perorangan berupa sanksi soasial dan denda administratif di tempat.

Sebagai Catatan :

- Pemerintah Kota Bogor akan melanjutkan PSBMK Selama dua minggu kedepan, selanjutnya akan di lakukan penguatan di wilayah (penguatan di tingkat RT/RW yang masuk Zona Merah)

- Pemerintah kota Bogor, unsur Forkominda bersama element masyarakat akan melakukan kolaborasi dengan organisasi IDI, MUI, HIPMI, KNPI dan Karang Taruna untuk membentuk unit-unit di bawah gugus tugas yaitu Unit Edukasi dan Unit Pengawasan, dimana unit edukasi di pimpin oleh IDI dengan melibatkan Tokoh Agama dan unit pengawasan melibatkan KNPI, HIPMI dan Karang Taruna dengan di supervisi oleh TNI, POLRI dan Pol PP.

- Untuk sementara akan menutup jalur pedestrian dan tempat-tempat olahraga lainnya yang dikelola pemerintah.

- Pembatasan Aktifitas warga tetap berlangsung dimana sampai PKL 21.00 Wib tidak ada lagi kerumunan warga

- Untuk restoran bahwa tetap aturan psbb berlaku adanya pembatasan pengunjung jadi maksimal 50% dari kapasitas," papar Rachmat. (GN)

Komentar

Tampilkan

Terkini