-->

Siapapun Pemenangnya di Pilkada Cianjur, Bisa Membawa Perubahan Lebih Baik

Bidik Nusantara
Monday, 7 September 2020, 15:21 WIB Last Updated 2020-09-07T12:35:28Z

CIANJUR- Siapapun pemenangnya keempat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Cianjur, di ajang pesta demokrasi Pilkada 2020, bisa membawa perubahan kearah lebih baik.

Paslon Pilkada Cianjur saat ini, diantaranya Lepi A. Firmasyah dan Gilar Budi Raharja (Pilar), lalu petahana (incambent) Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman sanding dengan TB. Mulyana (BHS- M Manjur), bapaslon perorangan Mochamad Toha dan Ade Sobari (Hade), dan terakhir H. Oting Zaenal Muttaqin dan H. Wawan Setiawan (OTW).

Ketua Lembaga Batuan Hukum (LBH) Cianjur, Erwin Rustiana, empat pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati, bakal tampil di panggung kontestasi pilkada akan digelar 9 Desember 2020 nanti. Tentu, masyarakat menginginkan bisa membawa perubahan kearah lebih baik lagi Cianjur.

"Doa paling ampuh yang terbaik, harapan tentang terwujudnya sebuah tata kelola pemerintahan Kabupaten Cianjur bisa lebih baik dan meningkat," katanya, Senin (7/9/2020).

Ia memaparkan, perjalanan para paslon menuju perhelatan pesta demokrasi tak lepas dari mata dan hati masyarakat. Ada doa yang dipanjatkan dan harapan yang dititipkan kepada keempat pasangan. Aspresiasinya kepada empat paslon, yang akan berlaga merebut kursi empuk di Pilkada Cianjur. 

"Ya, jelasnya siapapun pemenang Pilkada nanti, bisa membawa tata kelola Pemkab Cianjur ke arah yang lebih baik," pintanya menyampaikan aspirasi atas nama masyarakat.

Pastinya, masih ujar Erwin, semua kalangan masyarakat menginginkan roda pemerintahan bisa dijalankan dengan baik, dan amanah.

Paparnya, untuk mewujudkan harapan tersebut, tentunya harus dimulai dari para calon itu sendiri. Artinya, para paslon harus terbebas dari masalah pribadi yang dikemudian hari bisa memberatkan.

"Nah, bagaimana nanti mau memimpin roda pemerintahan secara baik, jujur dan transparan. Kalau pribadinya dirongrong masalah terus," beber Ketua LBH Cianjur, kepada wartawan, Senin (7/9/2020) siang.

Selaku pucuk pimpinan di LBH Cianjur itu berpesan, untuk para calon yang masih punya tunggakan masalah. Itu sebaiknya agar diselesaikan terlebih dahulu, jangan dibiarkan berlarut.

"Sehingga jangan sampai tambah membesar, baiknya selesaikan dahulu masalah pribadinya, baru kemudian nyalon bupati," bilangnya. 

Sementara, saat ditanya apakah masalah pribadi yang dimaksud berkaitan dengan hukum. Erwin menyambungkan, masalah pribadi kan macam- macam kang? Ada soal asmara, perdata, termasuk pidana dan lainnya. 
Paslon yang maju sekarang ini bukanlah orang kemarin sore, mereka sudah dikenal luas kalangan masyarakat.

"Terutama calon bupatinya saat ini," ujarnya.

Sebagai penutup ia menambahkan, jadi kalau masalahnya kasus hukum, itukan bisa dilihat rekam jejaknya di pemberitaan media. 

"Nah, soalnya mereka yang nyalon bupati (Nyabup) ini kan? Mantan pejabat," pungkasnya. (Yadi)
Komentar

Tampilkan

Terkini