-->

Sembilan Gabungan Parpol Pengusung Siap Menangkan Pilkada 2020 di Cianjur

Bidik Nusantara
Saturday, 5 September 2020, 01:54 WIB Last Updated 2020-09-04T18:59:39Z

CIANJUR- Gabungan keseluruhan sejumlah partai politik (Parpol) pengusung masing-masing bakal pasangan calon (Bapaslon) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, total ada sekitar sembilan parpol.

Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan, pengusung paling banyak lima partai politik (Parpol) jagoan dari Herman Suherman-TB Mulyana (BHS-M Manjur), diantaranya Partai Golkar, NasDem, PDIP, PPP, terakhir PAN.

Kemudian, papar Selly, bapaslon lainnya Oting-Wawan (OTW) parpol pengusung dari Gerindra dan Partai Demokrat. Lalu, Lepi A. Firmansyah-Gilar Budi Raharja (Pilar) diusung dua parpol yaitu PKB dan PKS. Dan, terakhir jalur perseorangan, bapaslon Mochamad Toha-Ade Sobari (Hade).

Ia memaparkan, sudah mengeluarkan berita acara, penerimaan pendaftaran. Dan, tanda terima. Berarti mekanisme verifikasi, ataupun penelitian dari syarat pencalonan dan syarat calon mutlak.

"Artinya, syarat dokumen pencalonan dan syarat calon saat ini, kita terima dari keempat bapaslon," terang Ketua KPUD Cianjur, kepada awak media.

Selly menyambungkan, penutupan untuk pendaftaran bapaslon di Pilkada akan ditutup pada tanggal 6 September 2020, pukul 24.00 WIB. Kalau dilihat dari gabungan partai politik (Parpol), memang untuk bisa mencalonkan atau mengusulkan bapaslon sudah habis.

"Syarat pencalonan sudah kita lakukan verifikasi, dinyatakan lengkap. Dan, untuk calon kelengkapan sudah ada. Tapi, untuk keabsahan akan diverifikasi administrasi pada tanggal 6-12 September 2020 nanti," jelas Selly.

Diketahui, dari sembilan parpol, memiliki kursi di DPRD Kabupaten Cianjur, diantaranya Partai Gerindra paling banyak menempatkan beberapa kader di kursi perlemen sebanyak 11, Partai Golkar delapan kursi, dan Nasional Demokrat (Nasdem) enam kursi, lalu partai politik lainnya seperti PDIP, Demokrat, PKB, dan PKS masing-masing lima kursi. Lalu, PAN tiga kursi. Terakhir, PPP hanya dua kursi.

Masih ujar, Ketua KPUD Cianjur, mengenai jabatan-jabatan tertentu dari paslon. Baik itu bakal calon bupati dan wakil wakil bupati, yang memang mempunyai status khusus, kaitan dengan jabatannya, harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu.

"Hal itu juga apa harus melengkapi nanti pada saat perbaikan seperti itu," pungkasnya.

Diketahui, 50 kursi dari gabungan sembilan parpol tersebut, yang memiliki kader di gedung DPRD Cianjur, terdiri dari daerah pemilihan (Dapil) I sebanyak sembilan kursi, Dapil II sebanyak 11 kursi, Dapil III sebanyak 11 kursi, Dapil IV sebanyak sembilan kursi, dan Dapil V sebanyak 10 kursi.(Yad)
Komentar

Tampilkan

Terkini