-->

RMMC : Proses Penentuan Pemimpin Berdasarkan 'Work Procedure' Lembaga

Bidik Nusantara
Tuesday, 1 September 2020, 18:10 WIB Last Updated 2020-09-03T06:09:43Z

CIANJUR- Komunitas Ridwan Mahathir Muhamad Cianjur (RMMC) menyampaikan, hubungan tidak tergantung perintah, tidak boleh menciptakan konspirasi merusak prinsip satu komando.

Ketua Dewan Pendidikan (Dekan) Kabupaten Cianjur, RA. Ridwan Mahathir Muhamad mengatakan, karena alasan memiliki kepentingan yang sama, atau lemahnya top pimpinan.

"Nah, apalagi komunitas lembaga sedang beranjak menjadi semakin besar," katanya kepada wartawan, Selasa (01/09/2020).

Apalagi semakin besar lembaga, menurut dia, akan menghadapi pula jurang manajemen dan jurang pengawasan. Karena, itu koordinasi sebagai inti manajemen menjadi sangat menentukan.

"Untuk kelangsungan jalannya lembaga sesuai aturan, dan sasaran yang telah ditentukan," ujar Ridwan.

Kreativitas personil tidak tersalurkan, dapat menimbulkan pula rivalitas internal yang kontra produktif. 

"Jadi, performance figur, perlu didukung oleh semua struktur secara horizontal dan verikal yang tulus, totalitas, dan kritis," papar Ridwan.

Ridwan menambahkan, bagaimana efektivitas sebuah partai politik (Parpol), umpamanya dalam menjalankan visi, misi dan program, dikaitkan dengan persoalan kepemimpinan dan manajemen. Seperti halnya, lebih-lebih dalam menghadapi persaingan pada proses pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada).

"Kita lihat, dan identifikasi uraian saya. Dan, utarakan itu kepada realitas terjadi," beber Ridwan.

Ia menyambungkan, karena partai politik (Parpol) merupakan instrumen yang sangat strategis, dalam proses penentuan pemimpin daerah berdasarkan 'Work Procedure', lembaga. 

"Sekali lagi, prinsip satu komando dalam lembaga kepartaian harus dijalankan dengan koordinasi yang presisi," ujarnya.

Ridwan, dukungan struktur dan bawahan yang iklas atau tulus (Raymond J Burby) menulis di dalam buku berjudul 'Leadership', dengan demikian akan menemukan pendekatan yang wajar atas prinsip-prinsip kepemimpinan.

"Dapat diterapkan kepada setiap organisasi manapun, yang memberikan perhatian terhadap pengembangan kemampuan kepemimpinan," pungkasnya, diantara anggota-anggotanya.(Yad)
Komentar

Tampilkan

Terkini