-->

Pohon Besar Tumbang, Robohkan Tiga Rumah Warga di Haurwangi Cianjur

Bidik Nusantara
Thursday, 24 September 2020, 00:49 WIB Last Updated 2020-09-24T09:32:07Z

CIANJUR- Akibat hujan deras dan angin kencang mengakibatkan sembilan pohon raksasa tumbang, hingga menimpa tiga rumah warga, di Kampung Sukamaju, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, pukul 17.00 WIB, Rabu (23/9/2020).

Bhabinsa Desa Haurwangi Serda Haryadi mengatakan, sore itu hujan disertai angin kencang dan ada sekitar sembilan pohon tumbang.

Dari sembilan pohon besar tersebut, kata dia, itu empat pohon menimpa rumah warga. "Hingga akhirnya roboh, dan lima pohon lainnya tumbang posisi di jalan raya," ucap Serda Haryadi kepada bidiknusantara.com, malam.

Ia menjelaskan, saat ini sedang dievakuasi dengan melibatkan TNI, aparat Kepolisian, BPBD Cianjur, Pemadam Kebakaran (Damkar), Retana, dan Pemerintahan Desa (Pemdes) setempat yang dibantu warga setempat.

Bencana alam itu, kata dia, hanya mengakibatkan kerugian material saja. Ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, sementara penghuni rumah kini ikut tinggal sementara bersama keluarga serta tetangga terdekat.

Informasi yang diterima, lanjutnya, tiga rumah warga ambruk tertimpa pohon besar tersebut, masing-masing diantaranya rumah milik keluarga Yusuf (45) dan Eko (35) warga Kampung Sukamaju RT.03 RW.08, terkahir rumah milik H.Ujang (60) warga Kampung Haurwangi RT.02 RW.05, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi," tutur Serda Haryadi.

Terpisah, H. Ujang (60) warga setempat yang menjadi korban rumahnya tertimpa pohon mengakui, selain menumbangkan empat pohon besar, angin kencang juga menumbangkan lima pohon lainnya, hingga menutupi jalan.

"Akibatnya kemacetan panjang di Jalan Raya Bandung-Cianjur terjadi beberapa jam," kata Ujang, diamini Yusuf (45) dan Eko (35) dua warga setempat korban lainnya.

Masih kata Ujang, kemacetan panjang sempat tidak terhindarkan. Tapi segera dapat diatasi setelah pihak kepolisian datang menuju lokasi. "Beruntung tidak ada korban jiwa, saat peristiwa tersebut terjadi. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta," katanya.(Yadi)
Komentar

Tampilkan

Terkini