-->

Bupati Ponorogo Minta Pengaktifan Kembali Satgas Desa

Bidik Nusantara
Wednesday, 23 September 2020, 09:43 WIB Last Updated 2020-09-23T04:47:03Z

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni didampingi isteri, Bambang Tri Wahono serta Kyai Maskuri.

PONOROGO - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni kembali menyampaikan kabar terbaru perkembangan Covid-19 di Bumi Reyog, Jatim. "Alhamdulillah sebelas kasus dinyatakan sembuh dan beberapa waktu terakhir, lonjakan penambahan kasus masih terus terjadi. Pada hari ini terdapat penambahan dua puluh kasus confirm," terang Ipong Muchlissoni, Rabu (23/9/2020).

Suami Anggota DPR RI, Hj. Sri Wahyuni memaparakan bahwa saat ini seluruh ruang isolasi yang tersedia RS rujukan yang ada di Ponorogo dalam kondisi penuh terisi pasien Konfirm Positif maupun suspek. "Shelter Covid-19 yang ada di Jalan Trunojoyo juga terisi penuh dengan pasien konfirm. Dengan ini saya harapkan mulai saat ini peran Satgas Desa untuk kembali ditingkatkan," pintanya.

Ipong pun meminta, ruang-ruang isolasi yang ada di desa untuk kembali diaktifkan."Sehingga pasien-pasien yang tanpa gejala atau dengan gejala ringan bisa diisolasi di isolasi desa dan yang RS bisa lebih optimal untuk merawat pasien dengan gejala sedang atau berat. Kembali saya ingatkan bahwasanya penanganan Covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.

Berdasarkan data terkini, kasus Covid-19 di Kabupaten Ponorogo hingga Selasa (22/9/2020) pasien sembuh sebanyak 288 orang, meninggal 13 orang dan isolasi sebanyal 84 orang sehingga total 385 orang.

Jika warga ingin aman dari penularan Covid-19, Ipong menegaskan ketika harus beraktivitas keseharian di luar rumah warga diminta menyiapkan beberapa helai masker kain di tasmu lalu disiplin. "Memakai masker dengan benar dan tepat, tidak lupa pula selalu, menjaga jarak dan rutin serta mencuci tangan memakai sabun," pintanya.

Selanjutnya, warga Ponorogo diminta meningkatkan imunitas tubuh dengan olahraga, gembira dan berpikir positif makan dengan makanan yang bernutrisi dan istirahat yang cukup. "Juga menerapkan extra disiplin terhadap protokol kesehatan, jika terpaksa harus pergi atau pulang dari zona merah serta berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," tandasnya.

Masih menurut Bupati Ipong, saat ini juga diperlukan kewaspadaan dan monitoring kedatangan warga dari Zona Merah. "Juga perlunya mengaktifkan peran Satgas Covid-19 Desa/Kelurahan untuk membantu upaya pemutusan rantai penularan di lingkungannya," pintanya.

Bahkan Bupati Ipong juga menghimbau warga saat kembali ke rumah, jangan bersentuhan dengan anggota keluarga lain sebelum mandi dan segera mencuci pakaian dan masker dengan deterjen. "Jangan menggantung pakaian dan masker yang telah dipakai di luar rumah.Bersihkan handphone, tas, benda lain yang anda bawa dari luar dengan disinfektan," pungkasnya. (NC)
Komentar

Tampilkan

Terkini