-->

Sempat Dikeluhkan! Lubang Galian Milik PDAM, Kini Telah Dikebut Pengurugan

Bidik Nusantara
Thursday, 13 August 2020, 12:52 WIB Last Updated 2020-08-13T14:28:09Z

CIANJUR- Para penggunaan jalan, dan warga Cianjur, Jawa Barat, mengeluhkan kondisi proyek (pekerjaan) lubang galian panjang sekitar satu meter, dan kedalam satu meter, mengganggu ketertiban umum (lalu lintas), khawatir rawan kecelakaan.

Sekertaris Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, Cepi mengakui, belum mengetahui atas informasi disampaikan, entah galian siapa? kalau dari Dinas PUPR Kabupaten Cianjur tidak ada pekerjaan saat ini.

"Tidak mengetahui lubang galian pekerjaan  atau proyek siapa? yang mengerjakan," jelasnya, itu lokasi dan posisinya di jalan nasional, Kamis (13/8/2020) pagi.

Cepi memaparkan, pihaknya kini masih mencari informasi, mengenai galian tersebut. Kalau tidak salah itu jalur nasional banyak pengendara dan pejalan kaki melintas.

"Nanti akan mencari keterangan dulu dengan beberapa dinas terkait, atau pihak perusahaan," imbuhnya.

Namun, setelah dikonfirmasi ternyata proyek lubang galian tersebut, pekerjaan milik PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur. Bahkan, sebelumnya tidak terpasang rambu-rambu atau papan proyek (pemberitahuan), di Jalan Dr. Muwardi (Bypass), Kelurahan Bojopngherang (Bohera), Kecamatan Cianjur, sebelumnya dibiarkan begitu.

Terpisah, Dirut Teknis PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Syamsul Hadi membenarkan, proyek galian tersebut merupakan pekerjaan milik PDAM. Kemarin juga, Rabu (12/8/2020) sudah ada hal sama yang konfirmasi beberapa lembaga dan dinas akan hal ini.

"Saya langsung koordinasi dengan kepala cabang Cianjur," katanya, saat dihubungi langsung JabarNews,  Kamis (13/8/2020) pagi.

Syamsul menyambungkan, setelah koordinasi kepala cabang menjelaskan memang itu pekerjaan perbaikan galian pipa PDAM. Namun, belum dilakukan kembali pengurugan.

"Karena masih dalam tahap evaluasi hasil pekerjaan tersebut," ujar.

Pihak PDAM menyampaikan, satu pekerjaan pipa bocor diameter 4" PVC di cassing pipa 6" Acp (asbes) sudah selesai. Tetapi galian di biarkan untuk dievaluasi, prediksi masih ada titik pipa bocor dari atas. 

"Teryata sudah aman hari kemarin, kini sudah pengurugan kembali. Dan, dua perbaikan pipa Perumdam tiga murni tidak menggunakan anggaran cuma penanggulang saja," terangnya, dari kerja cabang empat.

Sebagai penutup, Syamsul menambahkan, bahkan sore itu juga galian tersebut sudah langsung dilakukan pengurugan. Arinya, langsung dikerjakan dibenahi Mohon maaf dan akui kelalaian petugas karena tidak memakai rambu-rambu atau tanda disitu terdapat lubang galian.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat hal tersebut, dan akan terus melakukan perbaikan dan pembenahan agar distribusi air ke pelanggan lebih baik lagi," pungkas.(Yad)
Komentar

Tampilkan

Terkini