-->

Satu Keluarga Warga Cianjur Terpapar Positif Covid-19, dr Yusman : Hanya Tiga Orang Terindikasi

Bidik Nusantara
Wednesday, 12 August 2020, 22:52 WIB Last Updated 2020-08-13T00:11:49Z

CIANJUR- Beredar informasi membuat rasa khawatir dan geger warga Cianjur, adanya dugaan satu keluarga di Perumahan Griya Nugratama (Pasir Hayam), Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dinyatakan positif Covid-19.

Diketahui, satu keluarga (lima orang) diduga positif Covid-19 tersebut diantaranya, LY (perempuan), AH (laki-laki), lalu anaknya UA (anak perempuan), dan suami UA sama bayinya umur tujuh bulan.

"Kini mereka, semua masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Hermina Sukabumi," kata Kepala Puskesmas (Kapus) Sukasari, Yudiansyah Sutawijaya, untuk dilalukan isolasi, saat dikonfirmasi langsung via WhatsApp (WA), siang.

Kapus Sukasari membenarkan, kabar dan jelasnya sudah ditindakalanjuti. Dan, dari lima orang satu keluarga tersebut, yang positif Covid-19 ada tiga orang. Sementara, saat ini hasil tracking dan tracing kontak memang seperti itu.

"Informasi lebih jelas dapat menghubungi hotline Puskesmas Cilaku kang," ujar Yudi.

Sementara, selaku Pelaksana Program Promosi Kesehatan (P3K) Puskesmas Cilaku, Dara Puspita Lestari menjelaskan, sudah dilaksanakan rapid test terhadap orang-orang yang ada riwayat kontak dengan pasien.

"Itu ada puluhan orang yang telah dirapid test, sempat kontak," terang Dara kepada wartawan saat dihubungi.

Karena, saat ini sudah beredar kabar kemana-mana. Masih ungkapnya, berharap bisa memberi penjelasan yang baik jika ada yang bertanya atau diarahkan untuk menghubungi hotline Puskesmas Cilaku saja.

"Semangat semua, bukti nyata Covid-19 di depan mata. Hayu perketat lagi pemakaian Alat Pelindung Diri (APD)," ajaknya.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal memaparkan, setelah dilakukan hasil investigasi dari jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dibantu Puskesmas Cilaku, didapatkan tiga orang yang diindikasikan Covid-19.

Masih kata dr Yusman, sebelumnya beredar informasi lima orang satu keluarga terkena atau terindikasi positif Covid-19. Itu jelasnya ada tiga orang, diantaranya yaitu, AHH (51), MK (52) dan RH (7) anaknya.

"Ya, awalnya kemungkinan tertular oleh AK (28) tinggal atau berdomisili di Bekas Utara," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur ini.

AK ini adalah laki-laki suaminya US (26) tinggal bersama di Bekasi Utara. Nah, ternyata mungkin RH (anaknya) ini terindikasi positif, menularkan ke kakek dan neneknya.

"Karena hasil swab positif, menitipkan anaknya RH, ke kakek dan neneknya (AHH dan MK) itu," ujar dr Yusman.

Ia menambahkan, lalu di situlah dikembangkan. Karena sudah terlanjur kontak dengan AHH dan MK, warga di BTN Griya dilakukan ravid test.

"Sebanyak 24 orang, diravid test. Dan, semuanya negatif," pungkasnya.(Yad)
Komentar

Tampilkan

Terkini