-->

Satreskrim Bogor Kota Ringkus Lima Orang Genk Motor dan dua Pelaku Tawuran

Bidik Nusantara
Monday, 10 August 2020, 18:36 WIB Last Updated 2020-08-10T12:34:22Z

BOGOR - Sat Reskrim Polresta Bogor Kota, berhasil menangkap lima anggota genk motor setelah melakukan aksi penjarahan di sebuah bengkel di Kecamatan Bogor Selatan. 

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, selain melakukan penjarahan anggota genk motor tersebut juga melakukan pembacokan kepada korban hingga menyebabkan luka.

"Kejadian berawal saat pelaku geng motor melakukan sweeping di Kampung Cipinang Gading, Kecamatan Bogor Selatan, dalam perjalanan para pelaku melihat bengkel yang masih buka. Dalam (bengkel-red) dada sekitar 5 orang, kemudian sekitar 10 orang rombongan geng tersebut turun dan langsung menyerang orang-orang yang berada di dalam di bengkel tersebut," kata Hendri kepada sejumlah wartawan saat konferensi pers di Mapolresta Bogor Kota, Senin (10/8/2020).

Hendri menjelaskan, saat melakukan aksinya, pelaku menyerang salah satu pegawai bengkel dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai.

"Pelaku berinisial TJ menyerang salah satu pegawai bengkel berinisial FH kearah kanan dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai lalu berlari ke arah perumahan BNR. Sedangkan pelaku lainnya yang berinisial AJEB membacok WD dengan sebuah celurit sambil berlari, dan mengenai bahu tangan sebelah kiri hingga korban terjatuh. Sementara itu pelaku BN mengancam korban lainnya dengan golok panjang dan pelaku AP menyoraki dari depan bengkel sambil memegang senjata tajam jenis golok,"jelasnya.

Menurutnya, dari hasil kejahatannya, pelaku berhasil merampas sejumlah barang berharga milik korban mulai dari telepon genggam hingga kampas rem motor. "Atas perbuatannya para tersangka terancam pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," pungkas Hendri.

Selain meringkus lima orang anggota genk motor, Jajaran Kepolisian Polresta Bogor Kota juga berhasil menangkap dua pelaku tawuran yang sebabkan seorang pelajar meninggal dunia. Tersangka adalah MH (17) dan FA (17) serta tiga pelaku pembobol tabungan dengan modus mengganjal mesin ATM. (GN/Red)

Komentar

Tampilkan

Terkini