-->

Kolam Retensi Berencana Dijadikan Lahan Pertanianan dan Wisata

Bidik Nusantara
Sunday, 2 August 2020, 22:15 WIB Last Updated 2020-08-02T15:28:49Z

KOTA BOGOR - Kolam Retensi yang berada di Kampung Kramat RT005/001Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, berencana akan dijadikan destinasi wisata ungulan dan pertanian.

Pasalnya, hal itu sebagai langkah dan upaya dalam pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan dari segi perekonomian dengan memelihara area kolam tersebut sebagai destinasi pertanian dan pariwisata. Hal tersebut, disamapaikan Lurah Tanah Baru Dede Sugandi saat melaksanakan sosialisasi kepada Kelompok Tani dam Wisata (Katawis) yang baru terbentuk itu, Minggu (2/8/20).

Menurutnya, ini bagian dari fungsi dan tugas pokok lurah dalam pemberdayakan masyarakat, salah satunya pembentukan Katawis beberapa hari lalu yang didasari karena kolam retensi, memiliki potensi untuk wilayah sekitar.

"Disini sebagai wilayah yang memiliki potensi. Namun belum maksimal, maka kami berencana mengembangkan kelompok tani dan wisata sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat," kata Dede usai acara.

Untuk lokasi lahan pertanian sendiri, kata dia, yaitu tanah kosong sekitaran kolam retensi yang rencananya digunakan sebagai lahan pembuatan pertanian sistem hidroponik. Sedangkan area kolamnya sendiri bisa dipungsikan sebagai area rekreasi untuk daya tarik masyarakat luar berkunjung dengan penangan secara profesional.

"Saya berharap kedepan pengelolaan kolam retensi ini akan menaikan dan mensejahterakan perekonomian warga sekaligus sebagai destinasi wisata yang tak kalah dengan tempat yang lainnya," harap Dede.

Ditempat yang sama,Taufik Hidayat selaku Humas Katawis mengatakan, untuk hari ini merupakan sebatas sosialisasi pembentukan saja, karena SK baru diajukan dan dalam tahap proses.

"Ini baru sosialisai, dan saya belum memegang siteplan secara keseluruhan dari proyek kolam retensi tersebut, seperti alokasi untuk pertamanan dan jogging track di seputaran kolam ini yang menggunakan area kurang lebih 4 meter dari sisi kolam. Untu sektor pertaniannya kita akan fokuskan di tanaman seperti buah dan sayuran serta pohon penghijauan, sedangkan untuk kolam retensi kita manfaatkan di sektor perikanan dengan pengelolaan pemancingan serta wisata air dengan menggunakan perahu atau rakit," tuturnya.

Menurut Taufik, Ia meminta kepada pihak kelurahan untuk dibuatkan sekretariat guna memudahkan pelaksanaan kegiatan pengurus dan anggota Katawis yang saat ini sudah mencapai 26 orang dengan didominasi dari wilayah Rt 03, 04 dan 05 RW 01, atau yang paling terdekat dari area kolam retensi.

"Saya berharap kedepannya dari kolam retensi ini menjadi sektor pariwisata unggulan diwilayah Tanah Baru. Untuk itu, kita juga perlu pembinaan dari dinas terkait guna meningkatkan pengetahuan dalam tata kelola kedepannya," pungkasnya. (Red/ Gan)
Komentar

Tampilkan

Terkini