-->

Herman Bantu Rp100 Juta untuk Pembangunan Pontren di Naringgul

Bidik Nusantara
Sunday, 30 August 2020, 11:36 WIB Last Updated 2020-09-03T06:13:25Z

CIANJUR- Peduli terhadap gerakan keagamaan, Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman,  bentuk sinergitas dengan para Ulama dan Umaroh di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Seperti halnya, membantu pembangunan Pondok Pesantren (Pontren) Nurul'Ulum Al'qurani, di Kampung Tipar, Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan (Cisel). Bantu menyumbang Rp100 juta, untuk pembangunan, disisihkan dari para ASN di Cianjur setiap bulan sekitar 2,5 persen. 

Herman mengatakan, Disampikan Bupati Cianjur H Herman Suherman, pesantren Nurul'Ulum Al'qurani di Naringgul, banyak mencetak para santri  yang Hapid Quran. 

"Sehingga saya bergerak, menyempatkan waktu untuk berkunjung serta membantu," katanya, menyumbang sekitar Rp100 juta untuk pembangunan pesantren, Minggu (30/8/2020).

Ia memaparkan, terima kasih kepada pak Ustadz pimpinan Pontren Nurul'Ulum Al'qurani, sudah membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cianjur, dalam hal kebaikan, melalui keagamaan.

"Nah, dimana Cianjur terkenal dengan sebutan kota santri," tutur Herman. Dan, bantuan sumbangsih tersebut secara simbolis sudah diterima diberikan langsung kepada pimpinan Pontren Nurul'Ulum Al'qurani, saat kunjungan kerja (Kungker), Kamis (27/8/2020).

Ia menambahkan, kebetulan ada milik rejeki untuk membantu, yang mana uang tersebut hasil dari kumpulan sumbangsih dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemda Cianjur. Dan, akan membantu semua pontren lainnya juga.

"Adapun anggarannya hasil dari sumbangan ASN di Cianjur, yang mana setiap bulan disisihkan sekitar 2,5 persen," katanya, untuk peduli gerakan keagamaan.

Terpisah, pimpinan Pontren Nurul'Ulum Al'qurani, Ustadz Cecep Hidayat memaparkan, batuan diterima mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi barokah pula. 

"Sangat terbantu sekali, ke depan tentunya  akan terus lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas perkembangan pendidikan (ilmu) keagamaan di sini," ujar dia.

Ustadz Cecep menambahkan, pontren baru berjalan sekitar 10 tahun. Dan, perkembangan cukup pesat, sekarang saja santri sudah mencapai 300 orang. Itu rata-rata dari daerah luar desa Kecamatan Naringgul.

"Terima kasih atas dukungan, motivasi juga bantuan diberikan," pungkasnya, baik itu pikiran, tenaga, dan materi disumbangkan sangat membantu.(Yad)
Komentar

Tampilkan

Terkini