-->

Akta Yayasan Sudah di Tangan Saatnya Action

Bidik Nusantara
Monday, 3 August 2020, 23:50 WIB Last Updated 2020-08-03T16:52:42Z

BOGOR - Yayasan Baitul Mawaddah Elok yang antara lain menaungi aktivitas Dewan Kemakmudan Masjid Baitul Mawaddah, sesuai akta notaris Deva Rita bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial dan usaha.

Sekarang waktunya action. Bekerja sekuat tenaga untuk kemajuan bersama, jangan sampai waktu merancang pendirian yayasan menggebu-gebu, begitu jadi malah melempem. Tidak ada waktu untuk bermain-main lagi, mari kita bekerja keras di bawah payung hukum Yayasan Baitul Mawaddah Elok.

Hal tersebut disampaikan Zumarny, Ketua RT 05/RW 03, Desa Cimanggis, Bojonggede, Kabupaten Bogor, saat peresmian sekretariat dan pengukuhan Pengurus Yayasan Baitul Mawaddah Elok, di Aula Masjid Baitul Mawaddah, Griya Waringin Elok Blok A, Bojonggede, Ahad (3/8/20).

"Hari ini saya gembira bukan main. Karena akhirnya kita memiliki yayasan yang resmi, diakui, dan disahkan dengan SK Menteri Hukum dan HAM," kata anggota Dewan Pengawas yayasan itu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Rachmat Lubis sekaligus mengukuhkan Dewan Pengawas, dan Dewan Pengurus Yayasan Baitul Mawaddah Elok, yang dipimpin H. Zulpanasri. Kepada para pengurus, Rachmat Lubis meminta agar segera bekerja dengan memanfaatkan, dan mengembangkan semua potensi yang ada untuk kemaslahatan bersama.

Selain memakmurkan Masjid Baitul Mawaddah, Rachmat berharap para pengurus dan pengawas yayasan dapat melaksanakan pengabdian, fungsi, tugas dan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan, dengan cara sebaik-baiknya. Terutama dalam melaksanakan visi, misi, dan program Yayasan Baitul Mawaddah Elok.

"Mewakil segenap pembina saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara dengan harapan dapat melaksanakan tanggung jawab sesuai AD/ART dengan komitmen kerja sama yang baik untuk menjadikan organisasi ini semakin maju dan besar," kata mantan Ketua RT 05/RW 03 Desa Cimanggis itu.

Mendapat amanah besar itu, Zulpanasri didampingi Sekretaris Sarwanto yang didaulat menyampaikan programnya, menyatakan siap melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan kepercayaan yang diberikan kepadanya. "Dengan dukungan semua pihak kami siap mewujudkan semua harapan. Mudah-mudahan Allah meridhoi seluruh rencana, dan program kita," ungkapnya.

Sesuai akta notaris Deva Rita, SH., MH., No 01. Tanggal 23-01-2020, empat bidang sasaran yayasan yang sudah disahkan Kementerian Hukum dan HAM itu, akan dijalankan sebaik-baiknya. Bidang pendidikan yang diketuai Agus Hidayat, usaha digawangi Ade Atmanagara, sosial oleh Suharman, dan keagamaan di bawah tanggung jawab Dida Daniarsyah.
"Dalam jangka pendek kami akan mendirikan sekolah islami mulai tinggal dasar sampai perguruan tinggi. Kalau belum terwujud, InsyaAllah anak-anak kita yang akan meneruskannya," kata Zupanasri.

Dengan bekal yayasan yang sudah disahkan Menteri Hukum dan HAM, mengutip Notaris Deva Rita, Samuel mengungkapkan, peluang besar untuk maju sudah di tangan. Karena, menurut Ketua RT 04/RW 12 ini, keberadaan yayasan yang diakui secara nasional bisa digunakan dari Sabang, sampai Merauke.

"Jadi, silakan bekerja, dan berusaha dengan tenang, karena yayasan bisa digunakan di seluruh Indonesia untuk berbagai kegiatan," jelas Zupanasri.

Sementara itu, dalam catatan mantan Ketua RT O4/RW 03 menurut Rusly Baddu, keberhasilan mengurus akta Yayasan Baitul Mawaddah Elok itu sebuah prestasi tersendiri.

Ia mengenang awal pendirian Masjid Baitul Mawaddah pada tahun 1999, yang diupayakan warga Blok A, Griya Waringin Elok, Bojonggede, yang terdiri atas dua Rukun Tetangga; RT 05/03 dan RT 04/12
Dimulai dengan musala kecil berdinding bambu, berkat kebersamaan warga kedua RT yang sebagian besar perantau dari berbagai wilayah di Tanah Air, kini sudah berdiri bangunan Masjid Baitul Mawaddah berdinding tembok, dan berlantai keramik. Juga ada bangunan aula yang menjadi pusat kegiatan warga, selain tetap bisa digunakan untuk menampung jamaah salat Jumat. "Dengan adanya Yayasan Baitul Mawaddah Elok, makin lengkap saja jerih payah warga Blok A Griya Waringin Elok," tutur Rusly Baddu yang menjadi salah satu anggota Dewan Pengawas mendampingi Ketua Triyanto Srilistiyo. ***
Komentar

Tampilkan

Terkini