-->

Pandemi Covid-19, Gontor Jadi Pusat Perhatian

Bidik Nusantara
Tuesday, 14 July 2020, 07:29 WIB Last Updated 2020-07-14T14:27:07Z

PONOROGO - Banyak alumni dan simpatisan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyalurkan bantuan untuk membantu PMDG dalam menanggulangi pandemi covid-19 di lingkungan PMDG. Bantuan berupa alat-alat kesehatan ini disimpan di Kantor Pengasuhan Santri yang sekaligus merupakan Kantor Tim Pencegahan dan Pengendalian Satgas Covid-19 Gontor. Bantuan-bantuan ini merupakan wujud dari rasa kepedulian para alumni dan simpatisan terhadap situasi dan kondisi PMDG di tengah pandemi covid-19 ini. 

Ditemui wartawan, Juru Bicara Satgas Covid-19 Gontor, Ustadz Dr. H. M. Adib Fuadi Nuriz, mengungkapkan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh alumni, wali santri, dan berbagai elemen yang telah membantu Gontor baik dengan dana, doa, tenaga, serta berbagai jenis bantuan lainnya. "Alhamdulillah dalam penanganan Covid-19 Gontor mendapat banyak bantuan, baik moril maupun materiil, serta masukan dan motivasi baik dari Gubernur, Pangdam, Kapolda Jatim, hingga Bupati Ponorogo, Dinkes, Polres dan Kodim," kata Adib.

Sedangkan rincian bantuan yang telah diterima dari alumni, wali santri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim dan International Committee of the Red Cross (ICRC) semenjak bulan Maret 2020 antara lain adalah thermogun, alat pelindung diri (APD), masker, sarung tangan plastik, sarung tangan lateks, alkohol, cairan disinfektan, cairan hand sanitizer, alat semprot elektrik, google glass, bilik disinfektan, face shield, disinfektan organik, hand sanitizer organik dan sari buah/prebiotik.

Gubernur Jatim sendiri telah menyerahkan bantuan 10.000 masker dan 100 paket sembako, Kapolda Jatim menyerahkan bantuan 1 ton beras, 150 kg gula pasir, dan 150 liter minyak goreng, dan Pangdam V Brawijaya menyerahkan bantuan 2000 kotak masker dan 50 thermogun.

Salah satu tim pencegahan, Ustadz Afwan Rizqi, mengungkapkan, bantuan-bantuan ini sudah berdatangan semenjak bulan Maret 2020 yang lalu dan sebagian besar sudah digunakan. Selebihnya, untuk memenuhi kebutuhan alat-alat kesehatan bertumpu kepada anggaran pondok.

Tim Pencegahan dan Pengendalian Satgas Covid-19 Gontor sendiri telah membagikan masker kepada seluruh santri dan guru. Mereka juga menyemprotkan cairan disinfektan secara berkala di dalam lingkungan pondok. Para penjaga gerbang pondok menggunakan thermogun guna mengecek suhu tubuh santri dan guru dan bilik disinfektan diletakkan di gerbang-gerbang. Hand sanitizer juga diletakkan di tempat-tempat strategis di dalam pondok. Petugas ruang isolasi mengenakan APD ketika berinteraksi dengan pasien. Tidak cukup di situ, cairan prebiotik pun dicampurkan ke tandon-tandon air guna membersihkan tubuh para santri dari virus dan bakteri ketika mandi. (NC)
Komentar

Tampilkan

Terkini