-->

Kasus Pilkades Cadas Ngampar Kembali Dipertanyakan, Tim Kuasa Hukum datangi Polres Bogor

Bidik Nusantara
Thursday, 9 July 2020, 15:44 WIB Last Updated 2020-07-09T10:59:07Z

KAB.BOGOR - Kasus Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cadas Ngampar kembali di pertanyakan. Tim kuasa hukum Lilis Saodah beserta masyarakat mendatangi Polres Bogor untuk menanyakan perihal kelanjutan penanganan kasus joki yang terjadi pada saat Pilkades di Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/20).

Kuasa Hukum Lilis Saodah Jhon Piter Simanjuntak SH., MH mengatakan, kedatangan timnya bersama masyarakat ialah untuk menanyakan kelanjutan prores penyidikan. "HS sekarang sudah berstatus tersangka. Karena sudah hampir satu bulan lebih kami belum mendapatkan informasi lanjutan terkait hal tersebut," katanya.

Setelah pengembalian berkas, kata Jhon, dari kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dengan alasan P 18 yang harus dilengkapi. "Dan kami bersama masyarakat selalu bertanya - tanya, dimanakah keadilan itu?. Sedangkan dari pihak perusahaan dimana HS bekerja, malahan mengirim HS keluar kota, sedangkan statusnya adalah tersangka. Sehingga kami menduga perusahaan itu seakan - akan menghalang - halangi,"ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, pada saat mempertanyakan perihal tersebut, pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim-red) Polres Bogor menjelaskan alasan tertundanya penyelidikan dan penindakan atas nama HS dan DD karena adanya pandemik Covid 19. "Kami berharap kepada pihak Polres Bogor untuk bisa segera melanjutkan dan menindak tegas terkait kasus tersebut, karena psbb sudah bisa di longarkan dan dimungkinkan untuk di lakukan penjemputan," pinta Jhon.

Pada kesempatan yang sama Asep Hambali selaku Ketua LSM For Publik, meyakini kasus tersebut dapat di tindak lanjuti dengan baaik oleh pihak Polres Bogor. "Saya yakin pihak Kepolisian Polres Bogor dapat menindak lanjuti kasus ini dengan baik dan tegas. Sehingga dapat segera memberikan keadilan kepada masyarakat Kabupaten Bogor," harapnya. (Ria)
Komentar

Tampilkan

Terkini