-->

Rumah Miskin di Desa Cemplang Menjadi Potret Buram Kabupaten Bogor

Bidik Nusantara
Sunday, 14 June 2020, 10:50 WIB Last Updated 2020-06-14T06:08:28Z

KAB.BOGOR - Desa cemplang Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor masih menyisakan tanda tanya tentang kelayakan hidup yang bagaimana negara menjamin bahwa rakyat harus mendapatkan kehidupan yang layak pendidikan yang layak serta kesehatan yang layak.

Hal ini tersimpan banyak tanya tentang berbicara secara dasar Pancasila yang bunyinya sila k lima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia," tutur Dedi selaku Ketua Forum Pemuda Pemerhati Desa, Minggu (14/06/20).

Menurutnya, Jumanta dengan Istrinya  Yuyun yang beralamat di RT 15 RW 05 Desa Cemplang dari 8 keluarga hampir 5 tahun menempati rumah dengan ukuran 6x5m masih berdinding bilik dan lantainya pun masih tanah. "Menurut cerita keluarga meskipun hujan deras genteng rumah bocor tapi kami merasa bahagia karena inilah rejeki yang di berikan Allah SWT," seloroh Jumanta kepada Dedi.

Dedi menjelaskan, menurut informasi yang didapat saat dirinya berbincang-bincang dengan Yuyun, dari desa cemplang juga sudah mendata akan memberikan bantuan bedah rumah bahkan sudah ada pengambilan gambar dari tingkat RT dan RW setempat.


"Namun sampai saat ini belum adanya realisasi dari pemerintah setempat entah apa yang menjadi tolak ukur program yang ada di desa cemplang sehingga sampai saat ini belum juga di realisasikan," tuturnya.

Dedi sangat menyayangkan hal ini dan sangat tidak manusiawi di balik simbol kabupaten Bogor termaju terdapat rumah yang masih kumuh.

"Kami berharap kepada ibu Bupati Bogor Ade Yasin segera merealisasikan adanya ketimpangan kesenjangan sosial dan segera menuntaskan potret kemiskinan yang ada di kabupaten bogor," ujarnya.

Menurut Dedi, gercep adalah inovasi simbolis belaka ketika penanganan hal seperti rumah miskin tidak ada reaalisanya. "Kepada kesluruh jajaran muspika Kecamatan Cibungbulang kami dari forum pemuda pemerhati desa menyampaikan kepada bapak dan ibu sekalian untuk untuk membuka mata dalam membangun wilayah," paparnya.(E.Junaedi)
Komentar

Tampilkan

Terkini