-->

Kemensos Gandeng FPII Dan ASPRINDO Salurkan Bantuan Sembako Ke Warga Terdampak Corona

Bidik Nusantara
Sunday, 14 June 2020, 11:25 WIB Last Updated 2020-06-14T04:39:08Z

JAKARTA - Kementrian Sosial RI menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak wabah Virus Corona atau Covid-19 melalui Forum Pers Independent Indonesia (FPII) dan Asosiasi Pengusaha Bumi Putra Nusantara Indonesia (ASPRINDO).

Bantuan sebanyak 100 paket sembako yang diserahkan secara simbolis oleh
Kadubdit RTE Direktorat Jendral Pemberdayaan Sosial Kemensos RI,
Luluk Sugianto, S.St. Msi didampingi Ketua Umum Asprindo H.Jose Rizal kepada Ketua Presidium FPII. Bertempat di Kantor Pusat FPII, Jalan Rawa Jati 1 No. 2, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2020).

Ketua Umum Asprindo, Jose Rizal menuturkan, bahwa Pandemi Covid 19 ini telah memberikan dampak pada perekonomian baik bagi perusahaan, UMKM serta seluruh masyarakat pada umumnya termasuk para awak media sebagai salah satu garda terdepan dalam mencari dan menyajikan informasi dilapangan ketika yang lain harus diam dirumah.

"Jika tidak ada wartawan, siapa yang memberitakan?. Ini perlu diperhatikan, inilah yang membuat kami inisiatif mengajukan kepada pemerintah agar wartawan dan pekerja di sektor informasi lainnya yang kebanyakan mereka bekerja tanpa mendapatkan gaji agar diperhatikan untuk mendapatkan bantuan," tutur Ketua Asprindo yang juga pemilik media yang tergabung di FPII.

Sementara itu, Ketua Presidium FPII, Kasihhati mengucapkan terima kasih kepada Kemensos dan Pihak Asprindo yang telah memberikan kepercayaan kepada FPII untuk menyerahkan bantuan tersebut. Menurutnya, ratusan paket sembako itu selanjutnya akan dibagikan kembali kepada masyarakat yang benar-benar lebih membutuhkan melalui pengurus FPII Pusat dan Pengurus FPII yang ada dibeberapa wilayah atau korwil agar tepat sasaran.

"Bukan berarti pengurus dan anggota FPII sendiri tidak membutuhkan bantuan tersebut, akan tetapi masih banyak masyarakat lain yang lebih membutuhkan. Sehingga nantinya paket tersebut akan kami salurkan kembali kepada mereka," ungkap Ketua Presidium FPII yang didampingi Deputi Advokasi dan Deputi Organisasi serta sejumlah pengurus FPII dari beberapa wilayah.

Ia berharap, agar kerjasama ini terus berkesinambungan antara Asprindo, Pemerintah dalam hal ini Kemensos dan FPII. "Saya berharap kerjasama ini tidak hanya sampai disini. Mungkin di semua daerah kita bisa bekerjasama dengan FPII yang ada di daerah masing-masing," harap Ketua Presidium yang akrab disapa Bunda Kasihhati.

Lanjut Bunda Kasihhati memaparkan, meskipun kebanyakan media yang tergabung di FPII tergolong UMKM dan masih banyak wartawan yang tidak mendapatkan gaji, namun dirinya selalu menekankan bagaimana agar pengurus dan anggota FPII yang sudah tersebar di 28 Provinsi di Indonesia itu bisa membantu pemerintah, salah satunya kegiatan sosial terlebih pada situasi Pandemi Covid 19 saat ini.

"Berbagai kegiatan sosial selain sebagai agenda rutin, sebagai upaya membantu pemerintah dalam penanganan Pandemi Covid-19, FPII di semua daerah juga sudah melakukan berbagai kegiatan mulai dari penyemprotan disinfektan di sejumlah pemukiman warga, pembagian sembako, masker, dan lainnya," papar Kasihhati.

Disamping itu, Bunda Kasihhati juga menegaskan, bahwa Ia selalu mengimbau kepada pengurus dan anggota FPII di seluruh Indonesia, agar selalu membuat berita yang berimbang serta sesuai fakta dilapangan, terutama dalam menyajikan informasi terkait wabah covid 19 ini, sehingga tidak membuat panik masyarakat.

"Dari dulu FPII ini No Politic, No Ormas dan No Hoax, jadi kita tetap yang namanya wartawan harus menyajikan informasi apapun yang berimbang. Beritakan apa yang perlu diberitakan, jangan membuat masyarakat itu panik, itu yang saya selalu tekankan kepada semua wartawan maupun media yang tergabung di FPII," tegas Kasihhati.

Kadubdit RTE Direktorat Jendral Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Luluk Sugianto,S.St. Msi mengajak seluruh lapisan masyarakat pada umumnya bekerjasama bahu membahu membantu warga terdampak pandemi COVID-19 yang sudah menimbulkan banyak korban dan kerugian seperti saat ini.

"Kemanusiaan dan kesehatan menjadi prioritas. Pemerintah dan seluruh masyarakat pada umumnya harus bekerjasama bahu membahu, mustahil bencana ini akan selesai hanya karena pemerintah saja," ujar Luluk.

Ia juga berharap kepada para jurnalis, khususnya yangbtergabung dalam Forum Pers Independent Indonesia untuk bisa memberi semangat kepada masyarakat dengan memberitakan hal-hal yang positif serta membantu mensosialisasikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, social distancing (Jaga jarak), dan mencuci tangan.

"Selain itu, kita harus ikhlas dan berdoa dalam menghadapi situasi saat ini. Tidak ada gunanya saling menyalahkan, karena ini bencana bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia, kami berharap semua ini dapat segera berakhir dan akan indah pada waktunya," tukas Luluk Suguanto. (FPII)
Komentar

Tampilkan

Terkini