Dua Penjahat Kelamin Diciduk Polisi - Bidik Nusantara

Sabtu, 20 Juni 2020

Dua Penjahat Kelamin Diciduk Polisi

PONOROGO - Petualangan 2 orang penjahat kelamin di Bumi Reyog Ponorogo, Jawa Timur berakhir di balik jeruji besi. AWW (20 th) dan ES (22 th), keduanya asal Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo diringkus setelah menyetubuhi berkali-kali seorang siswi SMA.

Dalam keteranganya, Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan peristiwa itu bermula saat pelajar SMA berpacaran dengan satu pelaku yaitu  AWW sejak Tahun 2019. "Pada bulan Oktober 2019, AWW mengajak korban untuk berhubungan suami-istri. Alasannya untuk membuktikan apakah korban benar-benar cinta dengan tersangka AWW," ujar AKBP Mochamad Nur Azis, Sabtu (20/6/2020).

Waktu terus berlalu dan hubungan cinta keduanya kandas. Hingga pada Mei 2020, AWW kembali menghubungi korban dan dikenalkan dengan sepupunya yang bernama ES. Mereka janjian untuk makan bakso bersama. "Setelah bertemu, korban kembali diajak melakukan hubungan suami-istri di sekitar Kecamatan Badegan. Dari situ korban digilir oleh para pelaku," terangnya.

Kejadian persetubuhan terhadap korban oleh kedua tersangka terjadi lagi. AWW menghubungi korban pada Juni 2020. "Dari awal memang sudah diajak melakukan hubungan suami istri. Korban sempat menolak. Tapi korban diancam akan mengirimkan isi WA kepada pacar korban yang baru," paparnya.

Merasa takut, korban pun mau diajak kembali ke hutan. Korban kembali melayani permintaan para pelaku. Naas, saat penjahat kelamin menggilir korban pada 15 Juni lalu, ada warga yang melihat.

Seketika, korban dan kedua pelaku kemudian lari dengan meninggalkan handphone dan sepeda motor berikut celana dalam ketiganya tertinggal. "Dari handphone itu kami bisa membongkar kasus ini. Orang tua korban yang baru mengetahui juga tidak terima dan melaporkan ke Sat Reskrim Polres Ponorogo," bebernya.

Lebih lanjut dia mengatakan para pelaku dijerat Pasal 81 ayat (2) jo pasal 76d dan atau pasal 82 ayat (1) jo pasal 76e undang-undang RI nomor 23 tahun 2002. (NC)
Comments


EmoticonEmoticon