-->

Perangi Covid-19, Butuh Generasi Muda Kreatif

Bidik Nusantara
Sunday, 12 April 2020, 20:45 WIB Last Updated 2020-04-12T13:49:43Z
PONOROGO - Mewabahnya virus Corona hingga terjadi pandemi Covid-19 ini, gebrakan para Pemuda sangat di butuhkan dalam membantu menangani virus tersebut. Apalagi saat ini di kabupaten Ponorogo jumlah korban Covid-19 terus bertambah.

Berpijak dari hal inilah yang menggugah semangat Sinoman Dukuh Sekuwung, Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo untuk terjun langsung dalam membasmi (Virus Corona) ini, mulai dari menyemprotkan disinfektan yang dilakukan dengan kerja bakti bersama. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pagi hingga siang, diikuti sebagian besar Sinoman Dukuh Sekuwung dan warga sekitar secara kompak," tutur Handoko selaku Ketua Sinoman Dukuh Sekuwung kepada wartawan, Minggu (12/04/20).

Menurutnya, upaya yang dilakukan sebagai bentuk rasa kepedulian mereka terhadap kesehatan warga lingkungan Dukuh Sekuwung. "Kita sebagai pemuda sangat prihatin akan keadaan Pandemi covid-19 saat ini, khusus nya di Kabupaten Ponorogo. Kian hari, korban semakin bertambah," kata Handoko.

Erlangga Bicky atau akrab disapa Angga, salah satu anggota pengurus Karang Taruna Kabupaten Ponorogo menjelaskan, saat ini dibutuhkan ide, kreatifitas dan kepakaan generasi muda menghadapi permasalahan di masyarakat. "Ini yang kita butuhkan sekarang, generasi muda yang memiliki tenaga yang besar, pemikiran, semangat serta kreatifitas untuk berkiprah dalam pembangunan desa. Terutama Peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar saat ini. Jadi, tidak hanya melulu Persoalan Game E-Sport saja," jelas Angga.

Terpisah, Sugino salah satu warga Dukuh Sekuwung mengapresiasi kegiatan para sinoman tersebut. "Saya sangat berterima kasih kepada para sinoman karena sudah peduli akan kesehatan lingkungan Dukuh Sekuwung. Serta sudah membantu dalam mencegah penyebaran virus Corona, ini patut saya sebut sebagai Relawan Milenial," ucapnya.

Diketahui setelah penyemprotan cairan disinfektan, dilanjutkan bersih desa dan Musholla. Juga diadakan makan bersama, sebagai bentuk solidaritas tanpa batas. (NC)
Komentar

Tampilkan

Terkini