Pemdes Kamawen Diminta Benahi Pendataan Penerima Bansos - Bidik Nusantara

Jumat, 24 April 2020

Pemdes Kamawen Diminta Benahi Pendataan Penerima Bansos

MUARA TEWEH - Di tengah gejolak kemiskinan akibat wabah Corona (Covid-19) di Desa Kamawen, Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, di minta benahi data penerima bantuan dan tidak selewengkan Dana Desa (DD) 2020.

Hal itu disampaikan Gusti Penedi salah satu warga Desa Kamawen kepada wartawan, Kamis (21/04/2020). Dirinya menduga selama ini terjadi pendataan tumpang tindih akibat pemerintahan terdahulu.

Bahkan kata dia, pendataan yang baru malah di tugaskan kepada anak-anak belum begitu mengerti kreteria antara yang mampu dengan warga kurang mampu. "Pendataan selama ini dilakukan sudah berulang-ulang kali tetapi tetap saja dinilai belum terbenahi oleh pemerintahan baik tingkat desa, kecamatan ataupun pemerintah Kabupaten khusnya Dinas Sosial," kata Gusti Penedi.

Ia mencontohkan, saat adanya bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten masih banyak yang belum sesuai. Hingga, kata dia, ada beberapa orang anggota BPD bahkan guru honorer termasuk warga yang sudah menerima PKH mendapatkan bantuan sembako (bantuan sosi). "Bahkan mungkin nantinya juga akan menjadi calon penerima BLT yang malah nanti sebaliknya penduduk pakir miskin dan jompo yang wajib dibantu kembali terancam tidak mendapatkan bantuan, sehingga hal ini tidak jarang menjadi polemik di tengah masyarakat terutama di desa kamawen," tutur Gusti Penedi.

Pendi minta kepada petugas yang mendata identitas warga yang masuk dalam kretria dilaksanakan secara detail dan akurat, agar tidak terjadi polemik atau isu negatif di tengah-tengah masyarakat supaya penerima bantuan apapun seperti sembako, PKH dan BLT tepat sasaran dan tidak lagi menjadi rancu atau menjadi polemik di tengah masyarakat yang saat ini terdampak Virus Corona.

"Saya berharap agar pelaksanaan DD tahun 2020 ini betul-betul tepat sasaran dan tidak membuat nota-nota serta kuitansi palsu dari pembangunan terdahulu diluar anggaran seumpama seperti pembuatan patung disimpang tiga desa kamawen yang diduga sudah selesai sebelum DD dicairkan supaya juga tidak rancu seperti pembangunan WC dari DD tahun 2019 yang hingga saat ini tidak jelas penyelesaianya," kata Penedi saat menemui Kepala Desanya.

Kepala Desa Kamawen Jumadi mengatakan, untuk masalah pembagian sembako yang dilaksanakan pada 21 april 2020 kemaren itu mungkin sesuai pendataan ditahun 2015 dari pemerintah desa terdahulu. Dan kata dia itu pun seduai target data dari Dinas Sosial.

"Kami pun tidak tahu tentang masalah itu, karana kami hanya sebagai penyalur bantuan dimaksud," kata Jumadi didampingi oleh Riduan selaku pendamping Kecamatan.

Pemerintah Desa Kamawen, lanjut Jumadi, berjanji akan segera melakukan perbaikan mulai saat ini, terutama supaya dana BLT yang berasal dari DD tahun 2020 ini tepat sasaran. Oleh kerena itu, pelayanan dibidang pendataan harus sesuai Peraturan dan kretria dalam undang-Undang Desa yang diambil dari musyawarah bersama masyarakat khususnya desa kamawen ini," ujar Jumadi yang juga di Amin'i oleh Riduan.(Hsn/Edri)
Comments


EmoticonEmoticon