Pelanggar Perbup Bogor Tentang PSBB Diberi Teguran Tertulis Fersuasif dan Simpatik - Bidik Nusantara

Rabu, 15 April 2020

Pelanggar Perbup Bogor Tentang PSBB Diberi Teguran Tertulis Fersuasif dan Simpatik

KAB.BOGOR - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) resmi diberlakukan di wilayah Kabupaten Bogor, Rabu (15/04/2020).

Sederet aturan PSBB akan diterapkan demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Polres Bogor bersama instansi terkait melakukan pengawasan (Check Point) di sejumlah titik lokasi bagi para pengguna kendaraan pribadi maupun transportasi umum yang melanggar aturan PSBB.

Sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 16 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bogor.

Salah satu titik lokasi kegiatan Check Point ialah di pertigaan Pasar Cibinong yang dilaksanakan langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy S.H., S.I.K, M.PICT, M.ISS bersama Dandim 0621/Bogor dan instansi terkait.

"Bagi para pengemudi ataupun penumpang yang kedapatan melakukan pelanggaran sesuai Perbup Bogor no 16 Tahun 2020 maka akan diberikan teguran tertulis secara persuasif dan simpatik," ungkap AKBP Roland.

Selama PSBB berlangsung, kata dia, Polres Bogor melaksanakan kegiatan pengawasan di 17 titik check point utama. "Hari ini kami melakukan kegiatan semacam razia kepada pengguna kendaraan bermotor, yang kedapatan melanggar perbup no 16/2020 kami berikan Teguran tertulis, dan tidak lupa kami berikan masker gratis. Tujuannya adalah supaya masyarakat mengerti dan sadar bahwa saat ini sedang PSBB, dan juga supaya mereka tidak mengulangi lagi sehingga terhindar dari bahaya COVID-19," tutur Roland.

Di tempat terpisah, AKP Fadli Kasat Lantas Polres Bogor menjelaskan terkait kegiatan pemberian teguran tertulis tersebut. "Ini berbeda dengan tilang ya, tidak ada denda maupun sanksi yang mengikat. Tadi ada 10 pengendara yang kami berikan teguran tertulis," jelasnya.

Kebanyakan, lajut dia, tidak menggunakan masker, ada satu kendaraan yang kelebihan muatan penumpang. "Kami berikan teguran tertulis secara simpatik dan persuasif harapannya adalah masyarakat menjadi paham dan mengerti bahwa saat ini di Kab Bogor telah menerapkan PSBB selama 14 hari, dari tanggal 15 April sampai dengan 29 April 2020 dan yang paling penting adalah jangan diulangi lagi karena ini untuk kepentingan masyarakat juga," terang AKP Fadli. (Edoy)
Comments


EmoticonEmoticon