Ketua Setwil Babel Menduga Kasipenkum Memanfaatkan Media - Bidik Nusantara

Rabu, 08 April 2020

Ketua Setwil Babel Menduga Kasipenkum Memanfaatkan Media

Ari Wijaya - Ketua Setwil Babel

Pangkalpinang - Dalam sebuah struktur organisasi manapun, peran pimpinan seharusnya menjadi lebih dominan dan didengar ketika menyampaikan informasi ke publik lewat media. Apalagi jika institusi tersebut merupakan suatu institusi hukum, seperti Kejaksaan misalnya.

Karena belum lama ini terjadi, statement seorang Kepala Kejaksaan Tinggi Babel, Ranu Mihardja, mendapatkan sebuah bantahan. Namun amat sangat disayangkan, bilamana bantahan tersebut datang dari salah satu stafnya yang memiliki jabatan di lingkungan Kejati itu sendiri, seperti yang telah dimuat di situs berita FKB dibawah ini:

Roy menegaskan bahwa Forwaka Babel diakui oleh pihak Kejati Babel. "Saya tegaskan Forwaka Babel diakui Kejati Babel," tegas Roy.

Roy menduga dibalik massifnya pemberitaan terkait Forwaka dari sisi negatifnya ada seseorang yang punya kepentingan di situ.

"Ada apa dibalik berita itu semua, ada seseorang yang senang apabila Forwaka bubar karena dia ingin jadi ketua Forwaka apabila ada kepengurusan baru. Makanya dia akan selalu buat pemberitaan gaduh soal Forwaka," tandasnya.

Sementara itu, melihat situasi terkini yang terjadi di Babel juga mendapatkan komentar langsung dari Ketua FPII Setwil Babel, Ary Wijaya saat ditemui di kawasan Kolong Hijau Pangkalpinang, Selasa siang (07/04/2020).

Menurutnya, seharusnya Kasipenkum bisa membaca dan memahami tentang UU PERS. "Karena wartawan berhak memilih Organisasi Pers manapun dan Dewan Pers bukan suatu lembaga negara. Itu yg harus dipahami," tegasnya.

Ia menduga, Kasipenkum tersebut memanfaatkan media untuk melobi atau me-86 kan tambang-tambang ilegal.

Ketua FPII Setwil Babel juga menambahkan pernyataan Roy Arland yang menyebut "Apakah statement Kasipenkum di media tersebut sudah terverifikasi,"

"Dia seolah-olah menjustifikasi media yang telah mengangkat statement Kepala Kejati tidak terverifikasi dan malah dia berstatement seolah memprovokasi, seakan memanaskan situasi yang ada saat ini," ungkapnya mengakhiri.(Tim/Redaksi)

Sumber : Setwil FPII Babel
Comments


EmoticonEmoticon