-->

Direktur LBH Hidayatullah: Ustadz dan Guru Ngaji Bisa Rawan Pangan

Bidik Nusantara
Monday, 13 April 2020, 18:28 WIB Last Updated 2020-04-14T07:11:41Z

BOGOR - Merebaknya Covid-19, hingga adanya kebijakan Pembatasana Sosial Berskala Besar (PSBB) Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah, DR. Dudung Amadung Abdullah mengaku khawatir dengan kondisi ustadz dan guru ngaji.

Menurutnya, para ustadz dan guru ngaji tersebut bisa rawan pangan. "Kita perlu khawatir dengan nasib guru ngaji dan ustadz, dengan adanya pembatasan dan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang," kata Dudung melaui pesan singkat WhatsApp mesenger yang diterima Redaksi, Senin (13/04/20).

Dimana, kata dia, kondisi tersebut rentangnya sangat panjang hingga bulan syawal. "Mereka dan keluarganya bisa rawan pangan, sedangkan mereka sangat menjaga muru'ahnya, malu untuk meminta,"imbuhnya.


Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Dharma Andigha itu menegaskan, baik guru ngaji, guru TPA dan guru privat seringkali mendapat penghasilan harian atau pekanan dengan alakadarnya.

"Selama ini mereka sudah sangat sabar, oleh karena itu alangkah baiknya, sembako tidak hanya disebar di Jalan, dibagikan di Jalanan, tapi juga diantar ke-rumah ustadz dan guru ngaji," harap Dudung. (GN)
Komentar

Tampilkan

Terkini