-->

Ditengah Pandemi, Desa Sukatani Realisasikan DD Tahap Pertama Secara Swakelola

Bidik Nusantara
Friday, 24 April 2020, 16:15 WIB Last Updated 2020-04-26T08:01:41Z
KAB.BOGOR - Pemerintah Desa Sukatani Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, realisasikan Dana Desa Tahap satu melalui pembangunan drainase secara swakelola, berlokasi Kampung Pabuaran Hilir RT03/03.

Kepala Seksi (Kasi) Kesra Desa Sukatani Abdul Gofar mengatakan, DD Tahap pertama Tahun 2020 ini di alokasikan untuk sarana pembangunan fisik dan nonfisik.

Untuk pembangunan fisik sendiri, kata dia diantaranya, rehabilitasi sarana pendidikan non formal yaitu, Madrasah Nurul Huda Al Haepi, drainase di RT03/03 dengan volume 170 m x 1 m x 1m serta peningkatan produksi pertanian Hidroponik di RT03/05 dengan total biaya RP: 293.789.000.

Ia menjelaskan, dalam pengerjaan sarana fisik pihak desa melibatkan warga sekitar. "Ya' kita libatkan warga sekitar untuk pengerjaannya, dengan jumlah 18 orang," imbuh Gopar, Kamis (23/04/20).


Gopar berharap, penggunaan dana desa yang dilakukan secara swakelola tersebut akan mengurangi jumlah penggangguran, ditambah, menurutnya situasi saat ini amat banyak masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

"Saya harap warga desa khususnya di Sukatani ini bisa terbantu mendapat upah dari pekerjaan secara swakelola, meskipun hanya sementara, minimal kita bisa memberikan penghasilan bagi masyarakat," ujarnya.


Penanggulangan Dalam Menangkal Penyebaran COVID-19

Guna menekan merembaknya virus corona, Pemdes Sukatani tengah mempersiapkan sarana untuk mencucitangan ditempat-tempat umum yang menyeluruh disejumlah wilayah desa tersebut.

Hal ini, kata dia, diharapkan agar masyarkat bisa terus memberdayakan hidup bersih dan sehat dengan cara mencucitangan agar terhindar dari penyebaran wabah corona.

"Guna menangkal penyebaran virus corona desa sukatani sudah mempersiapkan berbagai langkah. Diantarnya, dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan beberapa waktulalu secara menyeluruh dan juga akan dilaksanakan secara rutin," ucap Gopar.

Selain itu, Pemdes juga terus melakukan himbauan kepada masyarakat baik melalui tim gugus tugas maupun melaui poster-poster disetiap wilayah.

"Himbauan ini terus kita laksanakan sesuai arahan dan surat edaran bupati bogor. Yang mana, membatasi masyarakat agar tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan mendesak apalagi pada malam hari, menghindari tempat umum, keramayan, ruang publik dan kegiatan mendatangkan orang banyak serta menerapkan hidup sehat, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas," jelasnya. (GN)
Komentar

Tampilkan

Terkini