-->

Temui Warga Ponorogo Saat Reses, Sri Wahyuni Paparkan Program

Bidik Nusantara
Tuesday, 3 March 2020, 21:07 WIB Last Updated 2020-03-03T14:43:49Z

PONOROGO - Politisi Partai Nasdem yang juga anggota DPR RI, Sri Wahyuni mengisi masa Reses dengan menggelar serap aspirasi keliling desa menyapa warga di Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim VII. Di Desa Mlarak, Serangan, Totokan dan Suren, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Selasa (3/3/2020).

Ia menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang dikunjunginya. "Alhamdulilah matur suwun karena doa dan dukungan panjenengan semua dalam Pemilu lalu saya bisa terpilih sebagai anggota DPR RI," ucap Sri Wahyuni saat menyapa ratusan warga.

Dalam kesempatan itu, Sri Wahyuni memperkenalkan diri sebagai anggota Komisi V DPR RI. "Adapun ruang lingkup Komisi V adalah Infrastruktur, Transportasi, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta Pencarian dan Pertolongan," tutur Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo itu.

Secara gamblang dia juga menjelaskan Mitra Kerja Komisi V DPR RI yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). "Serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan juga Badan Pengembangan Wilayah Surabaya- Madura (BPWS)," jelasnya.

Saat ini, kata dia, sudah banyak program yang di bawa ke Dapil Jatim VII, khususnya Kabupaten Ponorogo, diantaranya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 1000 unit siap dilakukan bedah rumah. "Disamping itu tahun ini di Kabupaten Ponorogo melalui anggaran lain bisa dilakukan bedah rumah 900 unit. Jadi total sebanyak 1900 rumah RTLH siap dilakukan  bedah rumah,"  ujar Sri Wahyuni yang juga Isteri dari Bupati Ponorogo.

Dalam Reses itu, Sri Wahyuni memaparkan ada program lain yang diakses ke Kabupaten Ponorogo, diantaranya adalah Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sebanyak  5 Desa/Kelurahan. "Ada juga Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebanyak sepuluh lokasi," imbuhnya.

Melalui kewenangannya di Pusat, pihaknya juga mengusulkan pelebaran jalan menuju wisata Telaga Ngebel. "Kami juga usulkan bantuan dua puluh bis sekolah, pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan pasar desa serta sarana dan prasarana Perhubungan," jelasnya.

Hadir dalam Reses tersebut diantaranya, Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni didampingi Wabup Soedjarno, Sekda Agus Pramono, para Kepala OPD, Camat Mlarak dan Kapolsek Mlarak, Kepala Desa dan Perangkat Desa, BPD, LPMD, Ketua RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, Fatayat, Muslimat, Kader Posyandu, pengurus BUMDes yang dikunjungi serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Mlarak, Tim Penggerak PKK maupun Karang Taruna. (NC)
Komentar

Tampilkan

Terkini