-->

Tak Ada Tanda Bahaya, Minibus Bermuatan 10 Penumpang Alami Pecah Ban di Bireuen

Bidik Nusantara
Tuesday, 10 March 2020, 19:20 WIB Last Updated 2020-03-10T12:27:32Z
ACEH – Tidak di pasang lampu tanda bahaya dalam pembanguna gorong-gorong DI vot uju Jalan Lintas Nasional Banda Aceh-Medan, di Kawasan Keude Cot Iju, Kecamatan Peusangan, Bireuen berpotensi rawan kecelakaan.

Seperti halnya terjadi pada Selasa pagi pukul 03.07 salah satu mobil Minibus yang tengah mengangkut 10 orang penumpang mengalami pecah ban depan dan pintu depan sebelah kiri rusak parah akibat menyerempet pagar Mesjid.

Sopir Minibus Junaedi (38) mengatakan, saat dirinya hendak membawa penumpang dari Panton Labu menuju ke arah Banda Aceh dengan kecepatan 60 Km. Tidak bisa mengelak karena adanya tanah bekas galian.

"Ketika saya hendak mengantarkan penumpang mobil terloncat gorong-gorong akbiat adanya galian hingga mengakibatkan ban depan pecah dan pintu rusak," kata Junaedi kepada wartawan. Selasa, (10/03/20).

Dirinya mengaku terlempar sekitar 30 m dari bekas tanah galian tersebu. "Saya tidak bisa mengelak, sehingga mobil terloncat gorongorong tersebut akhirnya jatuh jatuh sekitar 30 meter ke depan. Dan, seharusnya kecelakaan tersebut semestinya tidak terjadi andai pelaksana proyek memasang tanda tanda sedang ada pekerjaan atau tanda lapu berbahaya," ujarnya.

Junaedi mengaku bersyukur kecelakan tersebut tidak mengakibatkan koban jiwa. Namun kata dia mobil yang tengah mengangkut penumpang 10 orang terdiri dari anak umur 3,4 dan 9 tahun itu hanya mengalami kerusakan. "Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang kepada yang lain namun saya minta pihak peroyek memasang tanda-tanda bahaya di srkitaran pengerjaan," pintanya.

Sementara itu, ketika di konfirmasi  penangung jawab proyek Heri mengatakan, dirinya tidak mau bertanggung jawab atas kecadian kecelakaan tersebut. "Saya tidak mau bertanggung jawap terhadap mobil kejadian itu.  Dikarnakan saya membuat proyek nasional dan Jalan Nasional, jadi saya tidak mau bertanggung jawab," kata HERI. (Samsol) 
Komentar

Tampilkan

Terkini