-->

Legislator Nasdem Paparkan Realisasi Program untuk Kabupaten Ponorogo

Bidik Nusantara
Thursday, 5 March 2020, 22:41 WIB Last Updated 2020-03-09T12:17:24Z

PONOROGO - Masa Reses, anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Sri Wahyuni mengunjungi Desa Sriti, Tempuran, Temon dan Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (5/3/2020). 

Dalam kesempatan itu, Sri Wahyuni memaparkan bahwa pihaknya sukses mengawal program dari Kementerian Desa RI bagi 5 BUMDesa yang ada di Kabupaten Ponorogo pada tahun anggaran 2020 ini. "Ada juga bantuan pembuatan jembatan gantung untuk enam Desa guna memperlancar akses perekonomian masyarakat,"  katanya.

Ia mengaku tahun 2020 ini bisa membawa banyak program untuk Kabupaten Ponorogo, seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1000 unit siap dilakukan bedah rumah. "Disamping itu tahun ini di Kabupaten Ponorogo melalui anggaran lain bisa dilakukan bedah rumah 900 unit. Jadi total sebanyak 1900 rumah RTLH siap dilakukan  bedah rumah," jelas anggota Komisi V DPR ini.

Dalam Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Sri Wahyuni bisa mengakses untuk 5 Desa/Kelurahan. "Ada juga Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebanyak sepuluh lokasi," tambahnya.

Dia juga meminta doa restu masyarakat Ponorogo, agar pelebaran jalan menuju wisata Telaga Ngebel yang diusulkan bisa realisasi. "Kami juga usulkan bantuan dua puluh bis sekolah, pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan pasar desa serta sarana dan prasarana Perhubungan," harapnya.

Dalam Reses tersebut juga hadir diantaranya, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Sunarto, Sekdakab Agus Pramono, sejumlah Kepala OPD, Forkopimka Sawoo, Para Kepala Desa se-Kecamatan Sawoo dan masyarakat Desa yang dikunjungi. (NC)
Komentar

Tampilkan

Terkini