-->

Air Mata tak Terbendung, Inilah Perasaan Nenek Rutilahu Direhab di Cianjur

Bidik Nusantara
Wednesday, 18 March 2020, 08:49 WIB Last Updated 2020-03-18T01:51:38Z

CIANJUR - Apa dirasakan, Inah (53) seorang nenek nampak terlihat senang, bersyukur, sedih. Hingga air matanya tak terbendung. 

Pasalnya, (nenek-red) yang tinggal bersama keluarga di Kampung Cijati RT01/03, Desa Mekarmulya, Kecamatan Cikalong itu selama ini menempati gubuk reyod rapuh (rumah) dan pada bocor, kini mengaku bersyukur direhab total melalui program TMMD ke-107 Kodim 0608/Cianjur.

"Saya atas nama keluarga tak bisa mengungkapkan terlalu banyak, atau bicara apa-apa. Susah, karena merasa bersyukur campur sedih bahagia begitu," akunya, Rabu (18/3/2020).

Ema Inah sapaan akrabnya mengaku tinggal menempati rumah reyod tersebut, bersama dua anaknya, Kusnadi yang masih duduk di bangku SMP, dan kakaknya, Iin Solihin sudah berkeluarga. Lalu, suaminya, Ijon (60) hanya seorang buruh tani (kuli serabutan) bekerja setiap hari untuk menafkahi keluarga. Sehingga, tidak cukup untuk membangun rumah. 

"Jangan kan bangun rumah untuk kebutuhan sehari-hari tidak cukup, artinya gali lubang tutup lubang. Bahkan serba kekurangan selalu dibantu sama keluarga atau tetangga dekat. Punya anak tiga, satu masih sekolah dan dua sudah berkeluarga. Tinggal di Kecamatan Ciranjang yang satu lagi, kalau disini yang ikut dua sama nenek," ucap, Inah sambil meneteskan air mata.

Pembangunan (rehab) rumah tidak layak huni (Rutilahu), tujuan dasar sasaran tambahan, kepada warga tidak mampu di desa tersebut. Ada sekitar empat unit rumah tak layak huni akan diperbaiki melalui program TMMD ke-107 Kodim 0608/Cianjur.

Selain itu rutilahu, ada sasaran tambahan rehab lain diantaranya 1 unit Masjid ukuran 8x8 meter, MCK 1 unit ukuran 2x3 meter, dan pos ronda 2 unit ukuran 2x3 meter.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Sukamulya, Dadang mengatakan, keberadaan TMMD sangat dirasakan, untuk masyarakat bisa harmonis. Karena ini sudah diimpi-impikan sejak dulu oleh warga. Dan, memang kondisinya sangat kurang baik ekonomi saat ini (banyak tidak mampu) mayoritas buruh tani dan kuli setabutan. "Saya atas nama warga desa ini mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran TNI. Terutama pak Dandim Cianjur," katanya.

Ia beharap setelah adanya program TMMD bisa dirasakan dan suatu penyemangat bekerja dan saling bantu berkehidupan sosial bermasyarakat. 

"Kedepan masyarakat tidak terisolir lagi di jalan, mudah-mudahan semua hasil bumi bisa diangkut dengan baik dan lancar. Kami sekali lagi mengucapkan banyak terima kasih sekali, atas kerjasama dan partisipasinya. Alhamdulillah TNI dengan masyarakat kerjasama untuk membantu meningkatkan perekonomian," ujar Dadang.

Menurut Dadang, dirinya sangat mendukungan juga mensupport. "Saya sangat mendumung, karena kalau persiapan disini kebetulan ada Babinsa, selalu berkoordinasi dan hubungan baik, untuk mengajak masyarakat selalu bersama-sama," pungkasnya. (GN)
Komentar

Tampilkan

Terkini