250 Warga di Desa Tugu Jaya Dibuatkan Kartu Tanian - Bidik Nusantara

Selasa, 17 Maret 2020

250 Warga di Desa Tugu Jaya Dibuatkan Kartu Tanian

KAB.BOGOR - Diera Pemerintahan Jokowi-Jusup Kalla, kedaulatan dan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pemerintah. Para menteri yang mendukung di bidang pangan dan  bersinggungan langsung serta harus mampu menerjemahkan dalam kebijakan pro-rakyat.

Apa yang dibutuhkan masyarakat, itulah yang menjadi program pemerintah sebelumnya, melalui Kementerian Pertanian membuat terobosan mekanisasi yang merupakan hasil karya dari bangsa sendiri.

Untuk menindaklanjuti program pro-rakyat tersebut, kini pemerintah Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, menggandeng UPT Pertanian mengadakan pembuatan kartu tani untuk masyarakat petani, acara tersebut bertempat di Aula Desa Tugu Jaya, Selasa (17/3/2020).

Mochamad Rifky Abdilah Kepala Desa Tugu Jaya mengatakan, Kartu Tani merupakan sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi (e-wallet). Keunggulan dari Kartu Tani ini antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, multifungsi.

"Ketersediaan data yang lengkap dan akurat dalam Kartu Tani digunakan untuk yang pertama sebagai dasar penyusunan kebijakan bagi Kementerian Pertanian," ujarnya.

Kedua, lanjut dia, tranparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan bagi Kementerian Keuangan. "Ketiga, data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer bagi Pupuk Indonesia," katanya.

Lalu, ke-empat, bagi Bulog dapat memproyeksikan potensi panen didesa tugu jaya melalui data pupuk subsidi yang disalurkan, sehingga dapat segera menyerap hasil panennya, menerima dana secara utuh dan membeli pupuk subsidi sesuai kuota yang diberikan bagi petani, " tutur Rifky.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk keunggulan yang kelima, yaitu dapat mengetahui produktifitas lahan suatu wilayah didesa Tugu jaya.

"Nantinya Kartu Tani diharapkan menjadi era baru untuk bisa mensejahterakan petani khususnya di Desa Tugu Jaya, " imbuhnya.

Masih menurut Rifky, pembuatan kartu tani ini merupakan bukti nyata pemerintah Desa Tugu Jaya dalam membantu masyarakat petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.

Karena, kata dia, selama ini para petani sangat kesulitan untuk memdapatkan pupuk, mudah-mudahan dengan pembuatan kartu ini, nantinya para petani bisa mudah untuk mendapatkan pupuk bersubsidi karena salah satu syarat mendapatkan pupuk bersubsidi yaitu dengan memiliki kartu tani," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Casroni PPl Pertanian Cigombong mengatakan, untuk hari ini ada 250 petani di Desa Tugu Jaya yang membuat Kartu Tani. "Persyaratan untuk pembuatan kartu tani sendiri hanya KTP dan kartu keluarga. Nantinya, kartu tani ini bisa digunakan untuk pembelian pupuk bersubsidi ditempat atau toko yang ditunjuk untuk Desa Tugu Jaya, yaitu toko H. Kohar dengan harga subsidi yang terjangkau," jelasnya.

Sementara itu, Latif salah seorang petani warga Kampung Cibogo Rt 3/7 mengaku bersyukur pemerintah Desa Tugu Jaya telah memfasilitasi pembuatan Kartu Tani.

"Alhamdulilah pemerintah Desa Tugu Jaya telah memfasilitasi pembuatan Kartu Tani untuk masyarakat petani. Selama ini kita kesulitan saat pembelian pupuk, dikarenakan para pedagang atau toko pupuk tidak mau menjual kalau kita atau petani tidak memiliki Kartu,"jelasnya.

Dirinya berharap setelah pembuatan Kartu Tani ini lahan yang dia miliki seluas 6000 lebih bisa tercukupi pupuknya, sehingga hasil panennya pun bisa lebih banyak lagi," harap Latif.(GN/LIP)
Comments


EmoticonEmoticon