Warga Kampung Keramat Tanah Baru Terendam Banjir - Bidik Nusantara

Sabtu, 08 Februari 2020

Warga Kampung Keramat Tanah Baru Terendam Banjir

KOTA BOGOR - Hujan lebat yang mengguyur Kota Bogor dan sekitarnya, sejak pukul 15.00 WIB hingga malam, menyebabkan sejumlah pemukiman warga di Kota Bogor terendam banjir. Salah satunya diwilayah Kampung Keramat RT 05/01, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jum'at (07/01/2020) malam.

Ketua Rt 005, Kwatno mengungkapkan, banjir tersebut merupakan terparah yang kedua kalinya, setelah banjir yang terjadi tanggal 1 Januari 2020 lalu.

Banjir tersebut, kata dia, akibat aliran Sungai Ciheuleut dan Sungai Ciluer tak bisa menampung debit air dan di perparah sejak ada pembangunan kolam retensi.

"Diwilayah kampung kami kalaupun ada hujan besar, paling banjir semata kaki. Tetapi sejak adanya proyek pembuatan kolam retensi ketinggiannya hingga pinggang orang dewasa," ungkapnya.

Menurutnya, akibat banjir itu, sebanyak 79 Kepala Keluarga dari 26 rumah yang terdampak. Sangat disayangkan kata Kwatno, kesiapsiagaan dari pihak BPBD sangat kurang dan tidak sigap meskipun sejak sore dirinya sudah menghubungi melalui pihak Kelurahan dan Kecamatan untuk meminta bantuan.

"Sejak sore, kami sudah koordinasi dengan pihak pemerintahan diwilayah, seperti Kelurahan dan Kecamatan, tapi responnya sangat lamban dan tidak ada gregetnya kalau saya bilang," tegasnya.

Dari BPBD Kota Bogor sendiri, Lanjutnya baru bisa merapat pukul 19.30 WIB. "Atas kejadian ini, warga berharap kepada pihak terkait agar lebih peduli dan merespon cepat apa yang diinginkan oleh masyarakat," imbuhnya.

Selain itu, sambungnya, termasuk pihak pengembang proyek Kolam Retensi yang mangkrak selama ini juga belum merealisasikan janji terkait retaknya 26 rumah warga.

"Saya mewakili warga, meminta kepada Pemerintah Kota Bogor dan juga pihak terkait dengan proyek Kolam Retensi yang dibangun dengan dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar memperhatikan nasib warga yang terdampak," harapnya.

Ketika berita ini diturunkan, air sudah mulai surut, namun warga masih tetap waspada karena intensitas hujan masih masih tinggi.(Sally)

Comments


EmoticonEmoticon