-->

Syahril: Omnibus Law Rugikan Pekerja

Bidik Nusantara
Wednesday, 26 February 2020, 12:54 WIB Last Updated 2020-02-26T07:21:53Z
KOTA BOGOR - Omnibus Law Ciptakerja adalah sebuah Ruu untuk menarik investasi yang ternyata isi dari UU tersebut sangat merugikan pekerja.

Hal itu diungkapkan Ketua PSP SPN PT.Unitex Kota Bogor, Syahril ketika aksi
Tolak UU omnibus law dan penegakan supremasi hukum di Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu (26/02/20).

Menurutnya, terbukti dengan beberapa pasal merubah ketentuan yang ada, seperti upah per jam yang dampaknya adalah hilangnya upah Bulanan, Hilangnya Pesangon, Hilangnya Jaminan Kesehatan, Hilangnya Cuti dan sebagainya.

Disamping itu, kata dia, kontrak dan outsourcing diperluas tanpa batas waktu, serta dihapusnya sanksi pidana diganti dengan sanksi administratip.

"Ini semua adalah pemiskinan tersistimatis, kedepannya anak cucu kita menjadi jongos di negeri sendiri," tutur Syahril.

Jadi intinya, lanjut Syahril, Ruu ini kental sekali nuansa pesanan pihak pemodal. Bahkan, kata dia, pesangon itu menjadi 29 bulan dari 32,2 bulan yang saat ini.

"Ruu ini memberikan karpet merah untuk pemodal asing dan juga Tenaga Kerja Asing (TKA) yang unskiil dapat dengan mudah masuk ke-Indonesia yang akan menggeser tenaga kerja Indonesia," tegasnya. (GN)
Komentar

Tampilkan

Terkini