-->

Ketua DPRD bersama Kadisdik Barito Utara Tandatangani Enam Poin Inovasi Pendidikan

Bidik Nusantara
Friday, 21 February 2020, 17:37 WIB Last Updated 2020-02-21T15:10:23Z

MUARA TEWEH - Sekolah Dasar Negeri 10 Melayu Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menggelar kegiatan deklarasi dan komitmen 6 poin inovasi pendidikan.

Deklarasi dan komitmen 6 poin inovasi pendidikan itu ditandai dengan penandatanganan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Barut Syahmiluddin A Suarapati, Ketua DPRD Hj Mery Rukaini dan Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, Kepala SOPD terkait, Ketua Komite Sekolah, Kepala Sekolah serta dewan guru lainnya. Bertempat di halaman sekolah, SDN 10 Melayu Muara Teweh, Kamis (20/2/2020).

Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Barut, Syahmiluddin A Surapati sangat mendukung dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada SDN 10 Melayu Muara Teweh.

"Saya sangat mendukung dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada SDN 10 yang telah mendeklarasikan 6 poin inovasi sekolah di bidang pendidikan dalam melaksanakan proses belajar dan mengajar," ucap Syahmiluddin.

Menurutnya, Jika mempelajari dari 6 poin inovasi sekolah yang dibuat dan digagas SDN 10 Melayu ini sangat penting dalam upaya membangun dan membudayakan karakter siswa pada sekolah.

Sebagai salah satu bukti konkret SDN 10 Melayu dinilai mampu bersinergi secara baik, seperti halnya dalam kegiatan tersebut melibatkan, Komite Sekolah serta SOPD terkait yakni pihak Dinas Kesehatan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Bank Kalteng, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

"Dengan demikian yang tentunya dukungan secara nyata dapat kita lihat dari beberapa instansi terkait dan satu hal yang sangat penting, kegiatan deklarasi ini dihadiri beberapa kepala sekolah baik SD dan SMP di wilayah Kabupaten Baru," tutur Syahmiluddin.

Dengan demikian, kata Syahmiluddin, SDN Melayu 10 dinilai bisa menjadi contoh. "Untuk motivasi bagi rekan-rekan sekolah yang lain dalam berbuat atau berinovasi dengan hal yang sama pada lingkungan sekolah," imbuhnya.

Karena, menurut Syahmiluddin, jika dinilai, sistem Pendidikan Nasional era saat ini program Menteri Pendidikan adalah untuk memberikan keleluasaan kepada masing-masing sekolah untuk melakukan inovasi guna menggalalakkan dunia pada sekolah-sekolah menjadi moment yang positif dalam dunia pendidikan," pungkasnya.(Hison)
Komentar

Tampilkan

Terkini