-->

Rumah Ambruk di Bogor, 5 Orang Penghuni Mengalami Luka-luka

Bidik Nusantara
Tuesday, 28 January 2020, 14:07 WIB Last Updated 2020-01-28T07:09:02Z

KOTA BOGOR - Setelah sebelumnya, Rabu (25/7/2018), Sebuah rumah di Kampung Pada Benghar Jalan Roda II, Gang Mesin RT 2 RW 09. Kini kembali terjadi di Pusat Kota Bogor, tepatnya di Kampung Pulo Geulis RT 01/RW 04 Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor Jawa Barat, sebuah rumah tidak layak huni (RTLH) ambruk pada Selasa (28/1/2020) sekitar Pukul 01.00 WIB, dini hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Priyatna Syamsah mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut, hanya 5 orang penghuni rumah mengalami luka-luka dan lansgung dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan tim medis.

"Pada pukul 09.00 WIB pagi tadi kami mendapatkan laporan bahwa telah terjadi atap rumah ambruk, adapun korban yang mengalami luka-luka diantaranya, Tjitjih Sukarsih (65 tahun) mengalami luka pada bagian dahi serta kaki kanan terkilir, Lia Robiatul Awalia (25 tahun) mengalami lebam pada tangan kanan dan pelipis kanan bengkak, Dinul Rachman (25 tahun) mengalami lebam dipunggung dan tangan kiri lecet, Nur Cahyani (21 tahun) mengalami luka dipelipis mata kiri, dahi bocor serta hidung patah dan M. Kenan Rafasya (40 hari) mengalami dada kanan patah, dahi bocor serta mengalami luka-luka," tuturnya.

Hingga saat ini, Petugas BPBD, Dinas Sosial Kota Bogor, Babinsa dan Babinkamtibmas bersama warga berkerja bakti untuk mengeluarkan barang-barang serta memindahkan warga ke rumah keluarganya sementara.

"Dari dinas sosial membantu peralatan juga dari BPBD juga membantu memberikan terpal, perlengkapan bayi alata tidur dan lain-lain," ucap Priatna.

Untuk rumah yang di huni oleh 4 KK, 12 jiwa tersebut, Priatna mengungkapkan rencananya akan melakukan renovasi terhadap rumah tersebut. Pasalnya, rumah tersebut juga masuk dalam katagori rumah tidak layak huni (RTLH). Nanti biayanya dari bantuan sosial tidak tetap yang kami usulkan ke Pemkot," pungkasnya. (Red)
Komentar

Tampilkan

Terkini