-->

Komunitas Balio Enjoys dan Macan 11 BLBJ Serahkan Donasi Korban Longsor

Bidik Nusantara
Monday, 13 January 2020, 09:46 WIB Last Updated 2020-01-13T03:10:29Z

KOTA BOGOR - Warga Babakan Lio (Balio) RW.11 Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor melalui komunitas Balio Enjoys dan Macan 11 BLBJ bekerjasama dengan MT Nurul Hidayah dan Baraya Mandala memberikan bantuan kepada korban bencana alam tanah longsor di Sukajaya, Kabupaten Bogor. Minggu, (12/1/20).

Bantuan tersebut, diserahkan langsung Ketua RW 11 Kel. Balumbang Jaya, Kec Bogor Barat didampingi perwakilan Balio Enjoys, Macan 11 BLBJ, MT Nurul Hidayah dan Baraya Mandala kepada korban tanah longsor Sukaiaya yang diwakili Unus selaku Kepala Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Subandi selaku Pembina Balio Enjoys dan Macan 11 BLJP mengatakan, bantuan yang diserahkan berupa makanan dan minuman seperti mie instant, air mineral, makanan bayi,  pembalut, selimut dan pakaian layak pakai yang semuanya bernilai sekitar Rp 10 juta.

"Bantuan ini sebagai solidaritas dan aksi peduli dari kami atas bencana yang terjadi disana. Ada beberapa warga Balio yang sanak saudaranya tinggal di Sukajaya terkena tanah longsor," ujar Subandi di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Minggu (12/1/2020).

Sementara itu, Unus selaku Kades Jayaraharja Kecamatan Sukajaya mengucapkan terima kasih atas bantuan dari warga Balio.

Menurutnya, bantuan ini sangat berarti sebagai stok cadangan pangan para penduduk yang terkena musibah bencana alam tanah longsor.

"Saya ucapkan terima kasih kepada warga Balio dan donatur lainnya atas bantuan ini. Bantuan ini sebagai stok cadangan pangan jangka pendek beberapa bulan ke depan, sedangkan jangka panjang mengenai tempat tinggal kemungkinan relokasi pindah ke tempat yang.aman," kata Unus.

Ia menjelaskan, jumlah warga Desa Jayaraharja sebanyak 3.000 orang. Sedangkan yang terkena musibah bencana alam tanah longsor terdapat di Kampung Ciputih, Kampung Cibentang dan Kampung Luhur Setu dengan total 80 rumah.

"Yang parah, rusak dan rata dengan tanah ada di Kampung Ciputih sebanyak 35 rumah dengan jumlah 215 orang. Ditambah 10 motor terkubur," ungkap Unus. (Agus)
Komentar

Tampilkan

Terkini