Gas Elpiji Sasaran BUMdes Sukatani - Bidik Nusantara

Jumat, 10 Januari 2020

Gas Elpiji Sasaran BUMdes Sukatani


KAB.BOGOR - Seringkali adanya kendala kekurangan stok elpiji yang tidak mencukupi kebutuhan masyarakat, Pemerintah Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, berinisisiatif membuat agen gas elpiji untuk dijadikan sasaran menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMdes).

Hal itu disampaikan Kepala Desa Sukatani Suhendar usai melaksanakan musyawarah pembentukan Bumdes di aula Kantor Desa Sukatani, Jum'at (10/01/20).

"Kita akan kembangkan usaha ini, saya optimis ini jalan alternatif untuk memajukan BUMdes," kata Hamim.

Menurutnya, masyarakat sering kali kekurangan stok gas elpiji. "Kadang masyarakat suka susah mencari gas, selain untuk mencukupi kebutuhan masyarakat, tentunya ini adalah langkah yang tepat sebagi sarana usaha," jelas Kades yang akrab disapa Hamim itu.

Kedepan, kata dia, selain agen gas elpiji pihaknya juga akan mengembangkan bumdes melalui bidang jasa dan menyangkut kebutuhan masyarakat.

"Tentunya nanti kita akan kembangkan kebidang-bidang lain, seperti jasa, alat alat pesta, intinya lebih kepada kebutuhan masyarakat tentunya," ujar Hamim.

Senada dengan Hamim, Calon Ketua Bumdes Sukatani Andri mengatakan, untuk smentara ini dirinya menilai usaha yang bisa di kembangkan dalah jasa.

"Selain agen gas elpiji mungkin sekarang saya baru melihat untuk menujang ekonomi sementara adalah bidang jasa, karena belum adanya potensi yang lain, jadi sementara kita kembamgkan potensi manusianya," ungkap pria yang akrab di sapa Chanil.

Tentunya, sambung Chanil, alternatif pertama di agen dulu, untuk yang lain nanti kita akan kembangkan," imbuhnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Mohamad Shopan menyarankan agar Pemdes Sukatani bisa melakukan pendataan potensi dan pemilihan pengurus dengan benar.

"Karena Bumdes di Sikatani ini baru akan di bentuk saya menyarankan agar bisa melakukan pendatan dan memilih pengurus dengan benar, administrasi dilengkapi dari mulai pendirian Bumdes, Perdes sampai rekening Bumdes," pintanya.

Selain itu, Ia menegaskan, Desa bisa memilih pengurus yang amanah. "Karen Bumdes ini adalah mengelola uang, jadi perlu orang-orang yang amanah dalam mengurus bumdes," tegasnya.

Menurutnya, untuk angaran bumdes sendiri itu bisa dari dana apapun, baik itu dari APBDS atau yang lainnya. "Bisa dari dana apa saja. Baik itu dari ADD, DD, Banprop, BHPRD, ataupun dana-dana lainnya," jelas Shopan.

Sementara itu, lanjut Shopan, untuk Desa Sukatani sendiri itu akan mengalokasikan dana Bumdes yang bersumber dari Dana Desa. "Desa Sukatani rencananya di Tahun 2020 ini, akan mengalokasika DD untuk Bumdes sebesar 150 juta," pungkasnya.(GN)
Comments


EmoticonEmoticon