-->

Isi Kekosongan Jabatan, Kades Sukaraja Dijabat PAW

Bidik Nusantara
Saturday, 21 December 2019, 10:42 WIB Last Updated 2019-12-21T03:45:21Z
KAB.BOGOR - Guna berjalannya pelayanan dan roda pemerintahan, Kades Sukaraja, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor, dijabat oleh PLH Muhamad Iskandar notaband Sekdes Desa setempat.

Hal itu dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Dede Iskandar karena meninggal dunia," kata Ketua BPD Desa Sukaraja Yayat Suyatna, Jum'at (20/12/19).

PLH jabatan Kades Sukaraja dijabat untuk beberapa hari ke depan sambil menunggu SK PJS dari Pemda Kabupaten Bogor, dalam hal ini Camat Sukaraja Drs. Makmun Nawawi, sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah," lanjutnya.

Ia menyebutkan, pihak BPD sendiri sesuai aturan akan menyikapi kekosongan jabatan Kades.

Karena, kata Yayat, ditinggalkan akibat meninggal dunia oleh pejabat sebelumnya Dede Iskandar, yaitu akan melakukan rapat pleno, bersurat kepada Camat agar jabatan kades diisi oleh pejabat sementara.

UU, PP dan Perbup telah mengatur ruang regulasi apabila seorang Kades meninggal dunia, mengundurkan diri, sakit permanen dan terkena hukuman pidana lima tahun lebih yang inkrah," ujar Yayat Suyatna.

M. Iskandar sebagai pelaksana harian selanjutnya akan menjabat PJS Desa Sukaraja untuk beberapa bulan ke depan, ia akan melaksanakan Pilkades kembali sebagai penanggun jawab pemerintahan desa, demi pelaksaan program pembangunan dan pelayan publik sehingga tidak ada kekosongan jabatan pemerintahan desa setempat.

Waktu bertemu Camat Sukaraja saat melayad di rumah duka Dede Iskandar hari Rabu lalu, Camat Drs. Makmun Nawawi sudah memerintahkan agar saya kembali menjabat PJS untuk menjalankan roda pemerintahan hingga terpilih Kades defininitif, ujar M.Iskandar kepada berantasonline.com menirukan uacapan camat.

Seperti diketahui bahwa Kades terpilih Desa Sukaraja Dede Iskandar meninggal dunia beberapa jam setelah dilantik Bupati Bogor Ade Yasin sebagi Kades di Pendopo Kabupaten Rabu (18/12) lalu.

Hendaya Kasie Pemerintahan Kecamatan Sukaraja ketika dikonfirmasi melalui whatsApp menyebutkan, semua akan mengacu pada aturan yang ada, yakni pemilihan Pengganti Antar Waktu (PAW) setelah ada pelantikan pejabat yang tidak menjalankan tugasnya karena sakit, meninggal dunia, tersangkut hukum yang inkrah.

(Sam/red)
Komentar

Tampilkan

Terkini