Tepat di Depan Polsek Citeureup Pelajar Nekat Naik Angkot Hingga Atap - Bidik Nusantara

Minggu, 17 November 2019

Tepat di Depan Polsek Citeureup Pelajar Nekat Naik Angkot Hingga Atap

KAB.BOGOR - Aksi Nekat para pelajar naik Angkutan umum (Angkot) diatas atap tentu sangat membahayakan keselamatan.

Aksi nekat tersebut dilakukan sepulang sekolah di Jalan Mayor Oking, Tepat di depan Polsek Citeureup. Hingga, hal itu mengundang tanya sejumlah masyarakat. Mengapa sampai terjadi pembiaran.?.

Tampak para pelajar duduk diatas atap dengan santainya, sementara yang lain bergelantungan di pintu masuk. Kondisi tersebut tentu sangat membahayakan, apalagi jika terjadi goyangan bisa saja nyawa para pelajar hilang sia-sia akibat jatuh atau terlempar.

Menurut informasi, aksi para pelajar yang tengah duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu, bukan yang pertama kali dan sudah sering terlihat, lebih parahnya para pelajar tersebut dengan santainya tertawa-tawa seperti tidak takut dengan resiko nyawanya sedang terancam.

Anton anggota Satgas Pelajar menjelaskan bahwa, dirinya selalu mengawasi para pelajar di jam pulang maupun masuk sekolah. Bahkan, kata dia, patroli untuk mencari pelajar yang bolos sekolah.

"Jadi peristiwa pelajar yang duduk di atas mobil angkot dan bergelantungan sering ditegur untuk tidak melakukan hal seperti itu,hanya saja jumlah satgas pelajar yang aktif mengawasi tidak sebanding dengan para pelajar yang ada," kata Anto, Minggu (17/11/19).

Sementara itu, Ismet salah seorang warga Citeureup menanggapi peristiwa tersebut. Menurutnya harusnya ada pengawasan oleh pihak terkait kepada para pelajar.

Sehingga, kata dia, tidak terjadi hal-hal seperti itu. "Harus ada kerja sama antara Pihak ke-amanan dala hal ini Kepolisian dan pihak Sekolah, serta memaksimalkan peran satgas pelajar memperingatkan kepada sopir agar tidak lagi memaksakan membawa penumpang jika muatan sudah penuh," jelas Ismet kepada wartawan, Minggu (17/11/19).

Ismet meminta, pihak Kepolisian menegur keras para sopir yang memaksakan membawa penumpang jika muatanya penuh. "Harus ada ketegasan dari Polisi tidak boleh lah begitu. Kalau memang bandel harus ditindak supirnya," pungkasnya.(Din)
Comments


EmoticonEmoticon