Mr.Kan : Bagaimana Cara Menganalisis Keadaan dan Urusan Negara yang Sesungguhnya? - Bidik Nusantara

Jumat, 22 November 2019

Mr.Kan : Bagaimana Cara Menganalisis Keadaan dan Urusan Negara yang Sesungguhnya?

JAKARTA - Idealnya mengamati keadaan (kondisi) dan urusan negara tidak semudah yang kita bayangkan, agar seseorang dapat mengetahui kondisi dan perkembangan sistem kepemerintahan serta bagaimana eksistensi hasil dari tindakan-tindakan oleh setiap pejabat negara dan setiap partai politik di dalam negeri sangat teramat membutuhkan kemampuan analisis (analogi) yang seluas-luasnya (secara komprehensif atau holistik).


Ada satu hal yang sering terjadi atau timbul dan perlu diketahui di dalam sistem bernegara dan berbangsa serta berpolitik, yaitu: ("SECRET BEHIND THE SECRET" artinya secara faktual sering timbul suatu permasalahan negara dan bangsa dengan terbitnya peristiwa di balik rahasia ternyata masih ada rahasia lagi (Buya MEI)).

Setidaknya seseorang harus dapat melakukan analogi secara komprehensif selama 20 (dua puluh) tahun terakhir dalam hal-hal sebagai berikut:

1. Bagaimana kondisi perkembangan sistem dan pelaksanaan konstitusi (UUD) dan hukum tata negara serta hukum administrasi negara dan peraturan perundang-undangan yang sedang berjalan? Apakah sesuai dengan asas kepastian hukum dan hukum yang berkeadilan serta hukum yang bermanfaat? Maju atau mundur dan/atau hanya seperti kondisi diam (statis)?

2. Bagaimana kondisi eksistensi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) (extra ordinary crime) dan eksistensi serta efektivitas perkembangan sistem hukum dan sistem pelaksanaan pemberantasan tindak pidana korupsi (KKN)? Apakah eksistensi korupsi (KKN) semakin merajalela atau semakin menurun? Apakah eksistensi dan efektivtas cara pemberantasan korupsi (KKN) sudah sesuai dengan tujuan hukum pidana korupsi yang sebagaimana mestinya atau justru sebaliknya banyak terjadi penyimpangan atau praktik hukum pilih kasih?

3. Bagaimana kondisi perkembangan dan pengawasan keuangan dan perekonomian negara? Meningkat atau merosot?

4. Bagaimana kondisi jaminan sosial dan kualitas serta kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendidikan Nasional? Maju atau merosot?

5. Bagaimana kondisi negara dalam hal menguasai dan mengelola Sumber Daya Alam (SDA)? Apakah banyak menambah deviden negara atau cenderung tidak jelas atau abu-abu? Atau apakah SDA banyak dikuasai oleh pihak swasta dan asing?

6. Bagaimana kondisi dan perkembangan technologi kemampuan pertahanan dan keamanan negara (Militer dan POLRI)? Maju atau merosot?

7. Bagaimana kondisi sistem politik di dalam negeri? Cukup stabil dan kondusif atau cenderung tidak stabil dan tidak kondusif?

8. Bagaimana kondisi perkembangan jaminan sosial dan kesehatan nasional? Meningkat lebih baik atau merosot?

9. Bagaimana kondisi dan perkembangan kesejahteraan umum? Apakah tingkat kesenjangan dan kemiskinan serta pengangguran terus mengalami penurunan atau cenderung meningkat?

10. Apakah ada kondisi gejolak yang mengganggu kedaulatan negara kedalam dan keluar? Jika iya, apakah gejolak tersebut dapat diatasi atau terus timbul dan berlarut-larut?

11. Bagaimana kondisi dan perkembangan jaminan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) atau hak kodrati Ilahi terhadap setiap orang dan setiap kelompok? Apakah hak-hak tersebut selalu terlindungi atau sering dirampas dan terrampas?

12. Apakah eksistensi tindakan-tindakan para pejabat negara setia dan patuh terhadap Pancasila? Apakah para pejabat negara rata-rata bekerja demi dan untuk mengutamakan penyelenggaraan kepentingan umum yang jauh di atas kepentingan apa pun atau cenderung lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompok? Apakah para pejabat negara tidak bergaya hidup mewah atau cenderung bergaya hidup mewah? Jawaban dari pertanyaan point ke-12 ini dapat memberikan jawaban, apakah para pejabat negara setia dan patuh atau tidak setia dan patuh pada Pancasila?

13. Bagaimana jawaban kondisi dan perkembagan dari dan atas keduabelas pertanyaan dia atas ini, jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga dan negara-negara maju di dunia? Apakah dalam hasil perbandingannya kita lebih baik atau lebih ketinggalan di belakang?

Apabila seseorang dapat memberikan jawaban secara objektif dan, dari sumber pemikiran yang rasional atas ketigabelas pertanyaan di atas ini, maka seseorang tersebut sudah dapat melihat secara terang benderang, apa dan bagaimana kondisi sesungguhnya yang sedang terjadi serta bagaimana masa depan yang akan dihadapi oleh bangsa Indonesia di dalam negeri tercinta ini?

Sumber : Mr.Kan Pengamat Hukum dan Politik
Comments


EmoticonEmoticon