Ketua KMMi Minta Kementrian Terkait Sosialisasikan Bhaya Radikalisme Masuk Kampus - Bidik Nusantara

Jumat, 15 November 2019

Ketua KMMi Minta Kementrian Terkait Sosialisasikan Bhaya Radikalisme Masuk Kampus

JAKARTA - Kesatuan Masyarakat Madani Indonesia (KMMI) mengutuk terjadinya bom bunuh diri di MapolrestaBes Medan tanggal 13 November 2019.

"KMMI mengutuk terjadinya bom bunuh diri di medan beberapa hari yang lalu,"ungkap ketum KMMI, Ir.Hj.Chairum Rahmi kepada wartawan melalui WhatsApp messenger, Jum'at (15/11).

Menurutnya, ini sama saja bunuh diri, nekad berpikiran picik. "Pemerintah tidak akan tinggal diam, apalagi ini sudah masuk ke ranah umum yaitu, ditempat masyarakat membuat SKCK,"ujar Chairum Rahmi.

Untuk itu, kata Rahmi, KMMI menghimbau cara-cara yang menjurus radikalisme agar semua kita bergerak membrantasnya, mentri terkait seperti Kementrian Agama, Kemendikbud agar mensosialisasikan bhayanya radikalisme masuk kampus.

"bagi perguruan tinggi yang sedang ada pergantian rektor agar calon rektor diminta membikin perjanjian tertulis, isinya tidak membiarkan radikalisme masuk kampus," pintanya.

Kampus adalah tempat mencari ilmu, KMMI minta Mendikbud menghimbau rektor ataupun calon rektor agar mentaati dan bagi yang masih melanggar diganti saja, karena ini bahaya kalau dibiarkan," pungkas. Chairum Rahmi.

(Agus)
Comments


EmoticonEmoticon