Heri Cahyono Harapkan GTP Bisa di Adopsi 500 Kota dan Kabupaten se-Indonesia - Bidik Nusantara

Minggu, 17 November 2019

Heri Cahyono Harapkan GTP Bisa di Adopsi 500 Kota dan Kabupaten se-Indonesia

KOTA BOGOR - Ketua Gerakan Tanam Pohon (GTP) Irawati bersyukur, atas suksesnya tasyakuran Hut GTP ke-4 dan penanaman ke 226. Yang dilaksanakan di Asrama Pusdikzi, Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (17/11/19).

"Saya bersyukur kegiatan GTP ini cukup sukses, karena masyarakat dan anggota Pusdikzi disini menyambut dengan sangat luar biasa," ungkap Ira kepada wartawan usai melaksanakan penanaman pohon.

Terutama, kata dia, intruksi dari Komandan Pusdikzi Kol.Czi Sapto Widhi Nugroho memberikan peluang buat GTP. Artinya ini suatau kehormatan buat kita selaku penggiat lingkungan dalam rangka ulang tahun ke-4.

Kita tidak menyangka sambutannya begitu luar biasa, mudah-mudahan bidik kita penggiat GTP tidak berhenti hanya disini, terus dan terus menanam, itu komitmen kita.

Ia berharap, ulang tahun ke-4 ini tidak hanya sekedar memeriahkan ulang tahun, tetapi memberikan insvirasi buat warga untuk mensukseskan ruang terbuka menjadi hijau kembali.

"Bukan kita saja yang memiliki Kota Bogor, tapi semua warga bogor harus ikut berpartisipasi dalam menghijaukan kembali kota bogor biar asri menadikan lebih baik," harap Ira.

Sementara itu, inisiatot GTP Heri Cahyono berharap, kedepannya GTP ini menjadi salah satu program pemerintah secara nasional untuk di terapkan oleh Kota dan Kabupaten se-Indonesia, melakukan penanaman setiap minggu.

"Kita selalu mendapatkan persoalan dengan pohon, seperti ilegal loging, pembakaran hutan menghancurkan pohon-pohon yang kita tanam," katanya.

Tentu, lanjut Heri, harta dan kekayaan yang dimiliki oleh rakyat Indonesia ini, harus di kembalikan oleh manusia itu sendiri dengan cara menanam. "Gerakan tanam pohon ini, disponsori oleh masyarakat yang muncul dari bawah, dari partisipasi masyarakat, ternyata mampu melakukan penanaman setiap minggu secara rutin tanpa dibiayai oleh APBD," tegasnya.

Ia menjekasjan, kalau kegiatan ini di adopsi menjadi program nasional, mewakilkan kepada kota dan kabupaten se-Indonesia melakukan penanaman rutin setiap minggu, tentunya lebih dari 500 kota dan kabupaten menanam walaupun sedikit, kalau secara rutin dilakukan tentu pohon-pohon yang hilang oleh ilegal loging dan pembakaran hutan bisa dikembalikan secara gotong royong.

"Tidak perlu kita melakukan program sejuta pohon, lalu yang memelihara siapa?. Kita tanam sejuta pohon, lalu mati semua. Percuma kan?. Lebih baik secara serentak menjadi program nasional setiap kota dan kabupaten melakukan penanaman secara rutin setiap minggunya mengadopsi kegiatan GTP ini. "Masyarakat saja mampu, apalagi pemerintah yang punya anggaran,"pungkasnya.

Dalam Geraakan Tanam Pohon itu hadir diantaranya, Pusdikzi Kodiklat TNI-AD Kolonel (Czi) Sapto Widhi Nugroho, Inisiator GTP Heri Cahyono S.Hut,MM, Mantan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDIP Dadang Danubrata, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor H. Fahrudin, Perwakilan Dinas Pertamanan Kota Bogor, para penggiat GTP dan tamu undangan lainnya.

(Gandi)
Comments