Diduga Pilkades Cadasngampar Penuh Kecurangan

Diduga Pilkades Cadasngampar Penuh Kecurangan

Bidik Nusantara
Rabu, 06 November 2019

Foto : HCR 

KAB.BOGOR - Pilkades yang digelar 3 Nopember 2019 di Desa Cadasngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, diduga penuh kecurangan.

Pasalnya seorang mahsiswa inisial HCR dari salah satu perguruan tinggi di Kwasan Sentul City Bogor diamankan Polisi, Selasa ( 05/11/19) .

Menurut informasi yang dihimpun, HCR yang masih menempuh S2 perguruan tinggi di Kampus tersebut ditangkap di kontrakannya di Kp. Babakan Jengkol, Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, pukul 22.30 Wib, oleh para Timses calon Kades No. 02 Lilis Saodah dikarenakan diduga melakukan kerjasama dengan pihak calon kepala desa petahana dengan nomor urut 1.


"Kuat dugaan bahwa HCR menggunakan surat undangan untuk mencoblos atasnama orang lain atas suruhan pihak dari calon No.01. Selanjutnya terduga diserahkan ke Polsek Sukaraja," tutur Safrudin, selaku Timses calon Kades No.02 Lilis Saodah kepada kepada wartawan.


Menurutnya, ketika ditanya oleh timses nomor urut 02, HCR tidak mengakui. Namun, setelah ada bukti tinta bekas pencoblosan jari kanan tersangka, HCR mengakui bahwa dia telah melaksanakan hak pilihnya di Dapil II dari RW 02 terdiri dari 7 RT. 

"Padahal, HCR bukan penduduk Desa Cadasngampar. Dia warga Jawa Timur, yang sekarang kuliah di perguruan tinggi salah satu kampus di kawasan Sentul," ujarnya.

Selain itu, lanjut Safrudin banyak aparat Ketua RT dan RW, LPM, Kader Posyandu, TP PKK diduga terlibat dalam Timses Jejen calon No.01. Mulai dari money politik, intimidasi dan kampanye gender dengan alasan haram memilih pemimpin dari perempuan. 


"Hal tersebut jelas terlihat ketika dilakukan penghitungan suara di Dapil II hingga dua kali penghitungan,  karena banyak kejanggalan sesuai DPT yaitu sebanyak 1. 780 hak pilih yang hadir sesuai surat suara masuk 1.600, dari situlah kuat indikasi ada joki hak pilih dilakukan oleh pihak calon No. 01," paparnya.
Foto : Timpenasehat Hukum ketika melakuan pendampingan di Kecamatan Sukaraja


Dia menyebutkan, pihaknya dari timses No. 02 memiliki bukti foto, rekaman, dan vidio atas pelanggaran tersebut. BPD pun diam saja padahal faktanya sudah jelas tidak dilakukan pengawasan, bahkan ketara sekali mendukung calon petahana.

Ketika di konfirmasi, Wakapolsek Sukaraja AKP Asyikin mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap HCR untuk melengkapi bukti-bukti tindak pidanya.

Di ketahui sebelumnya, Pilkades yang dilaksanakan di Desa Cadasngampar yang diikuti dua calon yakni calon No. 01 petahana Jejen dan calon No. 02 Lilis Saodah, berjumlah DPT Desa Cadasngampar sebanyak 4.923 hak pilih.

Hingga berita ini diturunkan Calon No. 02 Lilis Saodah masih melengkapi Laporan Polisi di Polres Bogor bersama penasehat hukumnya. Sementara Tim pemenangan dari No. 02 terus melengkapi bukti bukti laporan yang akan diserahkan ke Panitia Pilkades Desa Cadasngampar. Dan Pihak Panitia Pilkades Cadasngampar belum berkenan untuk memberikan keterangan terkait hal tersebut. (Sam/red)

Sumber : berantasonline.com