Pemkab dan Dinkes Laksanakan Kegiatan Lokakarya Lintas Sektor Menuju Karsa Bogor Sehat

Pemkab dan Dinkes Laksanakan Kegiatan Lokakarya Lintas Sektor Menuju Karsa Bogor Sehat

Bidik Nusantara
Kamis, 17 Oktober 2019

BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan Laksanakan kegiatan Lokakarya Lintas Sektor dalam upaya pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penyakit Tidak Menular menuju Karsa Bogor Sehat.

Acara yang di laksanakan di Lorin Sentul Hotel di buka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin Kamis (17/10/19).

"Saya ingin kegiatan lokakarya ini ada rekomendasi dan ada pemikiran-pemikiran dari para peserta, lalu rekomendasi yang ada ditindaklanjuti sehingga kegiatan ini ada manfaatnya dan bukan sekedar menggugurkan kewajiban," ujar Burhan dalam sambutannya.

Sejak era reformasi, kata dia urusan pemerintahan secara bertahap diserahkan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

"Sesuai pasal 18 Ayat (6) Amandemen UUD 1945 menyatakan bahwa pemerintah daerah menjalankan otonomi daerah seluas-luasnya, peraturan terakhir yang mengatur tentang pembagian urusan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah adalah undang-undang nomer 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah dimana salah satu dari enam urusan wajib dan terkait dengan pelayanan dasar adalah urusan kesehatan, Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan adalah ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar minimal yang merupakan urusan pemerintah wajib yang berhak diperoleh setiap warga Negara," tuturnya.

Menurutnya, penerapan SPM bidang kesehatan ada 3 hal yang perlu diketahui, pertama mengingat SPM adalah penyediaan kebutuhan dasar secara minimal bagi warga Negara penerima harus memperoleh pelayanan minimal bidang kesehatan 100 persen.

Kedua, dalam ketersediaan layanan belum mencapai 100 persen maka dalam evaluasi SPM akan dinyatakan daerah tersebut belum memenuhi capaian SPM dan yang ketiga penganggaran pemenuhan SPM hendaknya tidak boleh dibatasi oleh anggaran,"ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit, Dr. Dedi Syarif menjelaskan, maksud dan tujuan lokakarya lintas sektor ini untuk kesepakatan masing-masing sektor dalam pencapaian SPM.

"Lokakarya lintas sektor ini adalah untuk memperoleh kesepakatan tentang peran masing-masing sektor dalam upaya pencapaian SPM Bidang Kesehatan khususnya program penyakit tidak menular, peserta pada kegiatan ini berjumlah 85 orang yang berasal dari 9 SKPD terkait, 40 Kecamatan, 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), 23 Rumah Sakit Swasta dan 4 Organisasi Profesi," pungkasnya.

(SL)