Doelsamson Sambarnyawa Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana BPBD Kota Bogor

Doelsamson Sambarnyawa Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana BPBD Kota Bogor

Bidik Nusantara
Rabu, 02 Oktober 2019

BOGOR - Ketua umum Benteng Pajajaran, Doelsamson Sambarnyawa laporkan dugaan tindak pidana korupsi Dana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor kepada Kejaksaan Negri (Kejari) Kota Bogor. Selasa, (01/09/2019).

Doelsamson menilai, adanya dugaan tindak pidana korupsi Dana BPBD Kota Bogor yang tidak pernah transparansi dan tidak pernah di kembalikan ke kas Negara yang bersumber dari bantuan di luar APBD yaitu, bantuan dari Pusat dan Provinsi.

"Sebagai anak bangsa saya peduli terhadap pemberantasan korupsi dan selalu mendukung langkah kejaksaan negeri kota bogor dalam menyikap berbagai tabir  Korupsi/ Kolusi/Nepotisme (KKN)," katanya.

Menurutnya, sesuai UU KIP No 14 tahun 2008 Administration, Akuntabilitas, dan Transparansi dalam pelayanan public, UU No 17 tahun 2013 tentang Ormas, UU No 28 tahun 99 tentang peran serta masyarakat ikut mengawasi kinerja pemerintah, Perpem RI No 39 tahun 2007 pasal 5 ayat 2 UUD RI 1945.

"Saya menduga ada kejahatan dalam jabatan yang dilakukan oleh BPBD kota bogor," tutur Samson.

Oleh sebab itu, Ia meminta kajari memeriksa dan usut tuntas, sesuai Nawacita UU No 16 tahun 2004.

"Semoga Kejaksaan dapat membuka tabir terang penyimpangan dana BPBD kota bogor, terbukti atau tidaknya sudah kewajiban kejari untuk melakukan pemeriksaan setiap ada pengaduan dari masyarakat,"ujarnya.

Samson menegaskan, apa bila laporannya itu tidak ditanggapi oleh Kejari Kota Bogor akan mengirim surak kepada Kejati Jawa Barat hingga Presiden RI.

"Jika tidak ada tanggapan dari pihak kejaksaan negeri kota bogor maka jangan salahkan Doelsamson Sambarnyawa kalau Ormas Benteng Pajajaran berkirim surat ke kejaksaan Tinggi Jabar, ke Jagung dan di tembuskan ke Pak Jokowi President RI untuk Mengevaluasi kembali kinerja kejaksaan negeri kota Bogor, yang di nilai apatis oleh masyarakat bogor," tegasnya.

Ketika dikonfirmasi, Kepala BPBD Kota Bogor, Rr. Juniarti Estiningsih, S.E., M.M. belum bisa ditemui karena tengah banyak kegiatan.

"Maaf pak saya sedang banyak kegiatan. Dan terkait ini seperti tidak ada korelasiinya," tulis Juniarti ketika dihubungi pia pesan singkat WhatsApp messenger.

Menurutnya, pada saat itu dirinya masih menjabat sebagai Sekretari di Dinas Sosial, belum menjadi Kepala BPBD.

"Insyaallah BPBD tidak ada hal-hal yang  seperi itu, saya pastikan BPBD Aman," pungkasnya.(Gan/Nan/IB)