Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Tolak Tempat Tinggalnya Digusur, Warga Bakar Ban Di Jalan Raya Puncak

BOGOR - Sejumlah warga Kampung Naringgul, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membakar ban dan kayu di Jalur Puncak, Rabu (4/9/19). Aksi tersebut lantaran warga menolak tempat tinggalnya digusur oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Sejumlah ban dan kayu sengaja dibakar guna menghalangi alat berat masuk ke area pembongkaran bangunan liar. Selain itu, sejumlah warga berbaris membuat pagar betis untuk menutupi area masuk ke Kampung Naringgul.

"Pembongkaran ini menimbulkan dampak terhadap perekonomian warga, karena sebagian usaha kami sudah rata dengan tanah," ujar Dedy (35) salah satu warga setempat.

Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho menjelaskan, pembongkaran ini merupakan proses penggusuran Kampung Naringgul tahap dua setelah tahap pertama dilakukan pada Kamis pekan lalu.

"Tersisa 23 bangunan liar di Kampung Naringgul, setelah 30 bangunan berhasil diratakan pada penggusuran tahap pertama. Dari jumlah 53 bangunan yang akan dibongkar," kata Agus Ridho.

Menurutnya, setelah bangunan vila, rumah atau warung rata dengan tanah, maka lahan tersebut akan digunakan untuk rest area bagi pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Puncak Kabupaten Bogor.

"Rencananya lahan milik PT Sumber Sari Bumi Pakuan (SSBP) ini memang untuk dibangun rest area PKL Puncak, sehingga tidak ada lagi PKL yang berdagang di pinggir Jalan Raya Puncak," pungkas Agus. (IB)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Comments System

blogger