Supersquad Academy Hadir mewarani Komunitas Lokal di Bidang Pendidikan

Supersquad Academy Hadir mewarani Komunitas Lokal di Bidang Pendidikan

Bidik Nusantara
Senin, 09 September 2019

SURABAYA - Warga Lokal merupakan salah satu komunitas asli dari kota surabaya yang dibentuk karena keprihatinan terhadap budaya lokal yang dari waktu ke waktu terus tergerus oleh perkembangan zaman.

"Warga Lokal sendiri mewadahi berbagai komunitas-komunitas lokal untuk bersatu dan berkolaborasi dalam upaya memecahkan masalah yang ada di Kota Surabaya. Hal itu disampaikan Muhammad Amin selaku founder dari Supersquad Academi ketika mengisi salah satu progam yang diadakan di Main Atrium Lt. 1 Grand City Mall, Senin (08/09/19).

Ia menjekaskan, lokaliaksi mengundang lebih dari lima komunitas-komunitas di Surabaya untuk unjuk gigi kepada masyarakat dalam satu panggung.

Adapun komunitas-komunitas yang hadir seperti gotongroyoung, supersquadacademy, gema kreatif, dan lain-lainnya.

Menurutnya, Supersquad Academy, platform yang dibentuk dirinya dan tim itu, bergerak di bidang pendidikan.

"Ini terbentuk karena prihatin kondisi dimana siswa-siswi yang merasa bosan dalam belajar, merasa tidak butuh belajar di sekolah, bahkan mempertanyakan mengapa mereka harus mempelajari materi-materi yang diajarkan oleh guru," jelasnya.

Lebih lanjut Muhammad mengatakan, pada zaman yang sangat dinamis ini, siswa-siswi yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa juga harus bisa beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

"Cara belajar dengan doktrinasi bukanlah cara belajar zaman now. Belajar adalah proses alami yang menyenangkan, bukan membuat stres," katanya.

Dikatakqn Muhammad, anak-anak muda ini, melalui Supersquad Academy mengajak siswa mengaplikasikan ilmunya untuk memecahkan hambatan belajar serta menyelesaikan isu-isu, termasuk isu lokal.

"Supersquad Academy ingin memberi cahaya harapan kepada mereka yang tersesat dan tertekan. Mereka ingin mengembalikan rasa belajar yang menyenangkan, rasa alami yang seharusnya kita rasakan saat belajar," ujarnya.

Selain itu, Ia juga akan mengajak guru berkolaborasi untuk memecahkan masalah pendidikan.

"Kita harus mengajak guru berkolaborasi dalam memecahkan masalah pendidikan yang fundamental ini," pungkas Muhammad.(Anang)