Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » FPII Sumut Soroti Ungkapan Walikota Tanjung Balai Soal Sewa 100 Preman

SUMATERA UTARA - Adanya suatu pemberitaan di www.xtimenews.com terkait ucapan yang dilontarkan Walikota Tanjung Balai (TB) H.M.Syahrial.SH.MH, yang menyebutkan, "Untuk menyelesaikan permasalahan di Kota Tanjung Balai ini, sebenarnya kita tidak mau ambil pusing cukup kita sewa saja 100 orang preman suruh bacokin Wartawan, Mahasiswa dan LSM yang membuat masalah di Tanjung Balai"  di acara penandatanganan MOU upaya proses daur ulang dan penanganan sampah serta pemberdayaan masyarakat TPA di Kota Tanjung Balai yang berlangsung di Aula Balai Kota Tanjung Balai pada hari Selasa (27/8/2019).

Menanggapi berita yang dimuat media online www.xtimenews.com tersebut, Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Sumatera Utara,  Muhammad Arifin mempertanyakan Apa benar Walikota Tj. Balai Mau sewa 100 Preman?

"Kita tahu bahwa oknum preman identik dalam melakukan perbuatannya berdasarkan seleranya saja, bahkan sampai–sampai perbuatannya bisa membuat resah masyarakat. Sehingga Polri mengatasi masalah premanisme ini sampai membentuk Tim Pemburu Preman," ungkap Muhammad Arifin, melalui telepon seluler, Rabu (28/08/19).

Menurutnya, dalam hal itu, bisa disimpulkan dan diduga bahwa Walikota Tj. Balai Bapak H.M. Syahrial, SH, MH lebih Percaya menyelesaikan masalah dengan menggunakan jasa preman, lebih mengutamakan kerja secara preman daripada secara Hukum Negara, lebih baik Preman daripada TNI dan Polri dan diduga sudah mendidik oknum preman untuk menyelesaikan masalahnya.

"Tidak menyadari bahwa setiap warga Negara di NKRI ini dapat perlindungan Hukum, di duga Arogan dan sakit jiwa. Jadi saya berharap agar Polri segera mengusut kebenaran dari berita tersebut Hoax atau tidak dan memeriksa Walikota Tanjung Balai secara hukum dan kejiwaannya, apakah masih normal atau harus dimasukkan ke RS Jiwa," ujarnya.

Muhammad menambahkan, "jika pemberitaan dan pernyataan itu memang benar dan pernah keluar dari mulut salah seorang Kepala Daerah di NKRI ini, berarti bisa membuat ancaman stabilitas keamanan di NKRI ini," pungkasnya. (FPII Sumut/Red)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Comments System

blogger