Diduga Melakukan Pencemaran, Holland Bakery Cibuluh Stop Produksi

Diduga Melakukan Pencemaran, Holland Bakery Cibuluh Stop Produksi

Bidik Nusantara
Selasa, 13 Agustus 2019

KOTA BOGOR – Dugaan pencemaran yang dilakukan toko roti Holland Bakery di Cibuluh, terus bergulir. Ketua RT01/04 Kampung Cibuluh, Muhammad Tahir menjelaskan, dirinya dan beberapa warga yang terkena dampak didampingi oleh lurah dan Babinsa mengadakan rapat pertemuan untuk membahas solusi dari permasalahan tersebut.

"Saya disini selaku ketua RT bersifatnya sebagai pendamping warga saja. Bahkan tadi pun turun langsung dari staf Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, untuk mengecek air limbah tersebut," jelas dia, kepada wartawan di kampung Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, kemarin.

Tadi, masih kata dia, ada perjanjian antara warga dan pihak Holland Bakery. "Untuk kedepannya mencarikan solusi terbaik. Tapi gimana-gimananya saya belum tahu pasti, dan untuk produksi kue serta roti sementara ini ditutup sampai ada solusi baru untuk buangan air ini, sambungnya.

Ditanya berapa lama toko kue roti tersebut mengeluarkan limbah, Tahir menjelaskan, mending ditanya langsung kepada warga yang terkena dampak tersebut khususnya warga sekitar karena lebih mengetahui, disini dirinya jelaskan hanya bersifat mendampingi warga.

Sementara itu, Mega, salah satu warga membenarkan, adanya pencemaran air limbah yang mengalir ke halaman depan rumah warga. Dua bulan lalu mereka pernah membuat seperti kobakan atau penampungan di dalam toko roti tersebut untuk menampung air limbah, namun itu pun setelah warga melakukan teguran beberapa kali dan hasilnya kobakan itu tidak berfungsi, hingga mengalir lagi ke depan rumah warga yang ada di sini dengan sebanyak 6 rumah yang terkena imbasnya.

"Berapa lamanya sih saya belum paham karena di sini saya baru tinggal 1 tahun dan itu pun kami diam di rumah mertua selama 1 tahun. Saya diam di sini air itu mengalir dari sumber pembuangan toko roti dan kue yang ada di depan," jelas Mega. (MTH)